Cara Tahu Kalau Dia Nggak Tertarik

FimelaDiterbitkan 20 Mei 2011, 06:29 WIB

Super Mesra Saat Berdua, Tapi Datar di Depan Publik

Berduaan di rumah dia nggak bisa jauh darimu, jadi kenapa dia menghindari sentuhanmu saat banyak orang di sekitar? Menurut Jordan Harbinger, co-founder Art of Charm, perusahaan yang membantu laki-laki mengembangkan skill social dalam hal personal dan profesional, “Kalau dia gerah gandengan tangan di depan umum, itu seperti mengibarkan bendera merah. He’s afraid other people are going to judge.” Berpegangan tangan di depan umum harusnya bukan lah hal besar, bahkan untuk orang-orang yang fobia PDA (personal display of affection).

Pergi Ke Pesta Teman dan Nggak Mengundang Kamu

Kamu sudah beli sepatu dan baju baru karena mendengar kalau sahabat pasangan akan berulang-tahun sebentar lagi, tapi ternyata dia pergi sendiri. Sebenarnya dia lupa mengajakmu – atau nggak pengen kamu muncul di antara sahabat-sahabatnya? Tergantung berapa lama kamu bersama, tapi kalau sudah lama, dia punya alasan kenapa nggak mengajakmu: “Dia bisa jadi memang nggak pengen teman-temannya kenal siapa kamu.”

Susah Diajak Planning

Dalam hal teman-temannya, dia nggak masalah bikin rencana dari jauh hari. Tapi giliran kamu, dia susah banget commit sampai last minute. “Kalau dia cuma bisa bikin plan paling jauh untuk tujuh hari kedepan, itu bukan pertanda bagus,” kata Rachel Greenwald, pengarang Have Him at Hello: Confessions From One Thousand Guys About What Makes Them Fall in Love … or Never Call Back. Kamu bisa mengambil pesan dari ketidakjelasan dia sebagai tanda nggak terlalu tertarik.

Di Tengah Obrolan, Dia Asyik Melihat Perempuan Lain

Nggak usah kaget – laki-laki memang cenderung suka lirik sana sini. Tapi saat kalian lagi makan malam berdua? Matanya harus hanya tertuju hanya padamu. Rachel Greenwald menegaskan kalau sangat normal kalau laki-laki suka lihat kiri kanan, tapi hati-hati kalau dia nggak bisa mengalihkan pandangan dari perempuan lain: “You can look at shiny object one time, but you do not go back for the shiny object.”

Lama Merespon SMS atau Telepon

“Lagi apa?” yang dicuekin selama beberapa jam bisa jadi artinya kamu nggak terlalu tinggi dalam daftar prioritasnya – terutama kalau dia biasanya cepat membalas. “SMS bukan sesuatu yang membutuhkan waktu khusus,” kata Jordan Harbinger. “Kamu bisa membalas SMS sambil menunggu makan siang atau nge-print kerjaan.” Kalau dia terlalu sibuk untuk balas SMS atau telepon, he’s probably ignoring you.

Dia Nggak Mau Ninggalin Telepon di Sekitarmu

Semua orang punya penyakit ketergantungan pada handphone, tapi jika dia membawa teleponnya kemana pun – bahkan saat ke toilet atau buang sampah – that’s another red flag, kata Jordan Harbinger. Kebiasaan tersebut bisa menunjukkan kalau ada sesuatu yang dia sembunyikan.

Nggak Pernah Mengenalkan ke Orangtua

Ketemu orangtua memang bisa jadi pengalaman yang menegangkan, tapi saat dia nggak memberikan kesempatan tersebut padamu, kemungkinan kamu memang nggak terlalu penting untuknya. “Kalau dia cuma pengen ‘enaknya’ saja, dia nggak akan mau menghabiskan waktu ketemu teman dan keluargamu,” kata Rachel Greenwald. Dia akan berusaha mengenalkan kamu ke orangtuanya kalau dia benar peduli.

 

 

 

What's On Fimela