Kenapa Kami Cinta Apple dan Steve Jobs

Fimela diperbarui 06 Okt 2011, 06:29 WIB

Saya bukan penggila gadget. Saya nggak punya seluruh produk Apple. Tapi saya bisa bilang cukup setia dengan produk yang diciptakan oleh Steve Jobs, a.k.a. Apple. Saat tugas kuliah mulai memerlukan komputer, di situ saya mulai berkenalan dengan Apple. Dari model yang masih sebesar kulkas mini, sampai the sleekest newest laptop they got now. I always prefer Apple’s computer. Setengahnya karena ego sebagai desainer (dulu) dan fanatisme bran (masih), setengahnya lagi saya sudah jatuh hati dan nyaman dengan kesederhanaan Apple. Menurut saya, Apple nggak memerlukan otak yang up to date dengan teknologi. Beberapa teman, yang mengaku gaptek, memilih Apple sebagai komputer teman kerjanya, dengan alasan mudah dioperasikan. You don’t need to be gadget savvy to understand Apple. That easy.

Saya hanya pengguna. I’m not trying to sell kerennya Apple dibanding kompetitornya. Saya bukan penjual. Dan jutaan orang yang menjadi pengguna Apple sebagian besar juga bukan penjual. Tapi, tanpa kita (pengguna Apple) sadari, somehow, kita seperti salesman Apple tanpa dibayar. Jika ada yang bertanya enaknya beli komputer apa, otomatis pasti saya jawab Apple. Ditanya kenapa, karena gampang dipakai. Mau tambah software, tinggal download, mau print, tinggal plug, mau buang file, tinggal drag ke tempat sampah. That easy.

Saya bukan penggemar setia Steve Jobs. Saya nggak menjadikan dia sebagai idola saya. Saya cuma super kagum dengan dia. Dua hal yang dia ciptakan, Apple dan Pixar jadi dua hal yang sungguh-sungguh saya cintai, dan pastinya bukan saya saja. Simple things that make people happy. Walaupun prosesnya nggak mungkin simple. How he create things, bagaimana dia menjadikan sesuatu yang tadinya hanya dia khayalkan menjadi salah satu bran besar yang ada di dunia. How he create simple beautiful things. Mengutip kata-kata Steve Jobs: Life is brief, and then you die, you know?

Saya bukan penggemar setia Steve Jobs. But I love his creations. And he will be remembered years and million years from now, not because he was one of the richest and successful man in the world, but because of his creations. Excellent, job, rest in peace.

“We don’t get a chance to do that many things, and every one should be really excellent. Because this is our life.”

 

 

 

–Steve Jobs.