Muda Kembali Hanya Dengan 1 Jarum

Fimela Editor diperbarui 30 Mei 2012, 13:59 WIB
2 dari 3 halaman

Next

Semakin bertambahnya usia, semakin bertambah juga ke khawatiran akan estetika kulit. Masalah penuaan juga belum tentu sama pada setiap orang, ada yang mendapatkan smile lines, bawah mata cekung, bibir yang menipis atau pipi yang menjadi kempot. Lalu mengapa kulit kita bisa mengalami perubahan? Sama seperti rambut yang menipis seiring bertambahnya usia, kulit kita juga mengalami penipisan terutama pada lapisan terluar atau epidermis. Kemudian kulit akan menjadi lebih rentan dan lemak pada lapisan subkutis yang terletak di bawah dermis juga akan menghilang pelan-pelan. Itulah sebabnya saat bertambah usia kulit kita akan menjadi kendor akibat lapisan luar yang menipis serta lapisan lemak yang menghilang.

Cantik Secara Instan

Di zaman yang semakin modern dengan perkembangan teknologi dan penelitian sains,  alternatif untuk menjaga estetika kulit juga ikut semakin berkembang tentunya. Semakin banyak penawaran untuk cantik secara instan. Tapi sebagian besar orang pasti langsung membayangkan hal-hal yang mengerikan saat mendengar kalimat “cantik secara instan”. Tunggu dulu, jangan lupa kalau sekarang semakin banyak alternatif proses non bedah yang didekasikan untuk estetika, salah satunya dermal filler. Proses non bedah ini semakin diminati karena banyaknya faktor keuntungan yang didapat seperti harga yang lebih terjangkau, resiko dan efek samping yang jauh lebih rendah serta tingkah hasil yang lebih baik dibanding dengan proses bedah.

 

Apa Itu Dermal Filler?

Dermal filler digunakan untuk menangani masalah keriput, garis halus, peremajaan kulit hingga menaikkan atau mengisi bagian wajah yang dirasa terlalu tipis atau kempot, seperti bibir, pipi, bawah mata yang cekung hingga batang hidung. Dermal filler biasanya menggunakan sumber bahan kolagen, hyaluronic acid (HA), lemak, silicon dan lain sebagainya. Namun yang paling populer dan aman digunakan adalah hyaluronic acid (HA).

 

Apakah Hyaluronic Acid? Dan amankah?

Hyaluronic acid atau asam hialuronat merupakan zat alami yang ditemukan pada seluruh makhluk hidup dan berfungsi untuk mengikat air serta sebagai pelumas sendis sekaligus mengatur keseimbangan air dalam kulit. Ya benar, kulit kita memiliki asam hialuronat yang diregenerasi setiap 24 jam. Namun sayangnya pertambahan usia menyebabkan asam hialuronat menurun dan menyebabkan keriput serta penurunan volum wajah. Asam hialuronat yang digunakan untuk dermal filler tentunya mengalami proses modifikasi agar dapat bertahan lebih lama namun tetap dengan efek sementara, biasanya antara 6 hingga 8 bulan. Restylane merupakan produk dermal filler dengan asam hialuronat yang populer dan aman digunakan.

Restylane secara umum berfungsi sebagai filler atau pengisi dan skin rejuvenation atau peremajaan kulit. Dengan kualitas yang tinggi, tentunya Restylane juga harus dilakukan oleh dokter dengan teknik injeksi yang terlatih dan berpengalaman

 

What's On Fimela
3 dari 3 halaman

Next

 

 

Proses Injeksi Restylane

Penasaran bagaimana proses injeksi dengan Restylane? Akan saya jabarkan di sini agar lebih mudah dimengerti oleh Fimelova yang merasa tertarik.

· Pertama-tama tentunya konsultasikan terlebih dulu keinginan Fimelova untuk mengisi atau meremajakan kulit dengan Restylane.

· Setiap orang memiliki tingkat sensitivitas yang berbeda-beda, karena itu bagian yang akan di injeksi dioleskan krim anastesi sebelumnya.

· Proses penyuntikan pun dimulai sesuai daerah yang diinginkan dan memakan waktu15 hingga 20 menit.

 

Hanya dengan tiga tahap bentuk wajah serta kualitas kulit wajah yang diinginkan dapat tercapai. Kita dapat melakukan kegiatan dan rutinitas langsung setelah proses injeksi. Tentunya ada efek samping, seperti kulit memerah, bengkak, nyeri, gatal atau memar di area penyuntikkan. Namun semua efek itu akan mereda 3 hingga 7 hari. Sekarang sudah tahu, kan rahasia Angelina Jolie dan George Clooney dalam menjaga peremajaan kulit dan volum wajah yang tetap penuh. Berani mencoba?