Jeremy Thomas dan Nasib Raja Sinetron Era 90-an

Rivan Yuristiawan diperbarui 08 Mei 2018, 10:40 WIB

Fimela.com, Jakarta Jeremy Thomas menjadi bagian aktor sinetron generasi 90-an yang terbilang sukses menjaga eksistensinya sampai sekarang. Namun disamping itu, ada beberapa nama pesinetron pria lain yang juga merasakan hal serupa.

Satu nama yang menjadi rekan seangkatan Jeremy Thomas dalam berkarier di sinema layar kaca adalah Ari Wibowo. Senasib dengan Jeremy Thomas, pria kelahiran Jerman, 47 tahun lalu itu juga terbilang masih kerap muncul di layar kaca meski intensitasnya tak sesering dulu. Terakhir, Ari Wibowo sempat bermain di sinetron Anak Menteng yang tayang di SCTV medio tahun 2015 silam.

 

Nasib Jeremy Thomas dan artis lainnya yang sempat menjadi raja sinetron di era 90-an. (DI: Muhammad Iqbal Nurfajri/Bintang.com)

Selain Ari Wibowo, nama Adam Jordan juga bisa jadi referensi lain aktor lawas yang masih bisa eksis ditengah serbuan generasi milenials. Pria yang khas dengan lesung pipinya itu bahkan terbilang setia dengan sinetron meski proses produksinya mengalami perubahan dari era 90'an. Sampai saat ini, Adam Jordan masih aktif menjalani syuting striping dan menjalani peran antagonis di sinetron Siapa Takut Jatuh Cinta.

Jika Ari Wibowo dan Adam Jordan masih kerap memunculkan kualitas aktingnya di layar kaca, jalan berbeda ditempuh oleh Anjasmara dan Primus Yustisio. Sama-sama mendapat predikat raja sinetron di era 90-an, dua nama tersebut belakangan memilih untuk menempuh jalan lain sebagai kariernya.

 

Jarang terlihat aktif di layar kaca nyatanya tak membuat Anjasmara sepi akan kegiatan. Suami dari Dian Nitami itu saat ini diketahui tengah aktif menjadi instruktur yoga profesional. Ditinjau melalui akun sosial medianya, Anjasmara tergolong aktif mengunjungi beberapa kota di Indonesia guna menjalani profesi barunya sebagai instruktur olahraga yang memadukan olah tubuh dan olah fikiran tersebut.

Selain Jeremy Thomas dan Anjasmara, Primus Yustisio pun memilih untuk sedikit menepi dari dunia keartisan yang sudah membesarkan namanya. Belakangan, suami dari Jihan Fahira tersebut lebih aktif di bidang politik dengan menjadi anggota DPR RI sejak 2009 sampai saat ini dengan membawa bendera Partai Amanat Nasional.

 

2 dari 3 halaman

Jeremy Thomas, kisah kehidupan mantan raja sinetron era 90-an

Jeremy Thomas sempat mengurangi jadwal syuting karena berusaha fokus di bisnis. (Foto: Daniel Kampua, DI: Muhammad Iqbal Nurfajri/Bintang.com)

Tak ada yang menjamin karier seseorang bisa abadi di dunia hiburan Tanah Air. Kebutuhan industri dan maraknya bintang muda bermunculan membuat persaingan menjadi sengit. Namun ditengah persaingan tersebut, Jeremy Thomas sudah membuktikan namanya masih tetap harum di usianya yang sudah tak muda lagi.

Karier pria 47 tahun itu di dunia pertelevisian tanah air memang dimulai sejak lama. Terhitung, sejak tahun 1991 namanya sudah dikenal sebagai model dan bintang iklan. Pria kelahiran Pekanbaru, 31 Juli 1971 itu pun lantas merambah ke dunia sinetron lewat judul Hati Seluas Samudera bersama Paramitha Rusady yang diproduksi pada 1993.

 

Jeremy Thomas saat masih aktif di dunia sinetron. (Liputan6.com)

Sejak saat itu, Jeremy Thomas seolah menjelma menjadi salah satu raja sinema layar kaca. Terbukti dari belasan judul sinetron yang pernah ia bintangi. Bahkan, ia juga sempat mendapat kontrak eksklusif dari rumah produksi Multivision Plus dan ikut memiliki andil dalam kesuksesan sinetron Tersanjung yang bertahan selama 7 tahun sejak pertama tayang pada 1998.

Ditengah masa jayanya sebagai raja sinetron Tanah Air, Jeremy Thomas pun memilih pindah haluan. Di tahun 2000-an, ia mulai menekuni dunia bisnis dan mendirikan sebuah rumah produksi. Ayah dua anak itu pun mulai membatasi diri dari dunia hiburan. Meski terbatas, nyatanya eksistensi Jeremy Thomas masih terjaga dengan bermain dalam beberapa judul sinetron dan film sampai sekarang.

 

Jeremy Thomas (Via: instagram.com/jeremythomas_jt)

Eksistensi lintas generasi yang berhasil diraih Jeremy Thomas nyatanya bukan semata-mata karena kualitasnya sebagai seorang aktor peran. Menurutnya, bergelut di dunia showbiz juga menuntut dirinya untuk tetap tampil modis di usianya yang sudah tidak muda lagi.

Seperti yang terlihat pada Jumat (4/5/2018), saat Bintang.com berkesempatan ikut dalam salah satu kegiatannya menjalani sesi pemotretan untuk kebutuhan film. Dengan kondisi tubuh yang masih terjaga, Jeremy Thomas terlihat modis mengenakan kemeja flannel serta ripped jeans khas anak muda. Ditambah sepatu bernuansa sporty, usianya seolah terkamuflase oleh penampilan.

 

Nama Jeremy Thomas dikenal sebagai bintang sinetron papan atas di era 90-an. (Digital Imaging: Nurman Abdul Hakim/Bintang.com)

"Karena kita kan di showbiz ya, showbiz itu tentu orang lihat penampilan, kesegaran, orang lihat keseriusan dan kemampuan kita. Itu semuanya harus dijaga, diasah, ditingkatkan," ucapnya pada Bintang.com.

Berbekal pengalaman puluhan tahun berkecimpung di dunia hiburan dimana fisik dan stamina yang prima sangat dibutuhkan, berbagai hal pun ia lakukan untuk menjaga kondisi tubuhnya tetap prima. Diusianya yang hampir menginjak kepala lima, Jeremy Thomas mengakui jika sampai saat ini dirinya masih rutin mengolah badannya dengan aktivitas yang menyehatkan.

 

Jeremy thomas | foto : instagram

"Kalau rahasianya tentu saya gemar mengonsumsi makanan-makanan yang menurut saya baik dan sehat. Saya banyak rumus rahasia yang saya terus lakukan sampai sekarang sehingga penampilannya gini-gini aja (proporsional), karena itu penting. Yang kedua itu olahraga. Olahraga bisa buat badan kita terus beregenerasi dengan baik, termasuk fikiran. Didalam tubuh sehat kan katanya terdapat jiwa yang sehat," terangnya.

"Saya sampai di usia menjelang 48 tahun ini saya masih lari 5 kilometer, saya masih angkat beban sesekali, saya juga menikmati red wine. Karena katanya red wine itu baik untuk kelancaran darah dan anti oksidannya cukup tinggi," tambah Jeremy Thomas.

 

3 dari 3 halaman

Disiplin profesi yang masih dipegang teguh

Jeremy Thomas dan keluarga

Eksistensi Jeremy Thomas yang masih terjaga sampai detik ini tak semata-mata soal penampilan. Jeremy yang mengakui mendapatkan banyak pelajaran disiplin dalam produksi sinetron, juga selalu berusaha menempatkan kedisiplinan untuk berakting sebagai bagian utama di profesinya sebagai aktor. Hal itu yang diyakininya, terus menjaga kualitas aktingnya, meski lama tak lagi berhadapan dengan kamera di lokasi syuting.

Jeremy juga menyadari, proses perkembangan industri hiburan membuat banyak hal berubah. Namun ia berharap, proses tersebut bisa menumbuhkan kedisiplinan seperti yang dirasakannya di era 90-an. Mulai dari kedisiplinan waktu syuting, menjaga tubuh hingga hal-hal lain yang mendukung kualitas akting.

 

Jeremy Thomas selalu berusaha positif memandang sebuah masalah. (Foto: Daniel Kampua, DI: Muhammad Iqbal Nurfajri/Bintang.com)

"Saya merasa fondasi akting yang saya sudah bangun dari puluhan tahun lalu di sinetron membuat saya believe bahwa kesuksesan saya menjadi aktor layar kaca didukung oleh suatu persiapan yang baik," ucapnya.

Berbekal kualitas akting yang dimiliki, serta etos kerja yang sudah kadung tertanam dibenaknya, ayah dua anak itu pun terus membina perjalanan kariernya sampai sekarang, salah satunya dengan ikut terlibat di beberapa produksi film layar lebar.

"Saya udah 25 tahun lebih ada di dunia ini (entertainment) dan saya sudah mendulang banyak prestasi di sinetron-sinetron saya dulu. Artinya Tuhan memberikan kesempatan pada saya dulu di sinetron saya dan sekarang ada film ya kenapa nggak talenta tersebut saya teruskan di tempat lain tapi dalam rumah kreativitas yang sama, yaitu seni peran," papar Jeremy Thomas. Selanjutnya: Jeremy Thomas, Raja Sinetron 90-an yang Mulai Kembali Eksis