Agar Lebih Optimal, Ini Aturan Gunakan Pelembap Wajah Saat Cuaca Panas

Arisa Mukharliza diperbarui 16 Nov 2018, 15:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Teriknya matahari membuat tubuh lebih mudah berkeringat. Tidak hanya itu, kita yang memiliki tipe kulit berminyak, pasti situasi ini pun akan cukup menganggu. Wajah akan terlihat mengilap, bukan karena makeup tapi karena kelenjar minyak yang aktif. 

Kalau keadaan kulit seperti ini, semua yang digunakan--tidak hanya makeup tapi juga skincare pun akan mudah luntur. Dari sekian banyak skincare yang teraplikasi di kulit; toner, essence, serum, pelembap, dan sunscreen, yang akan sangat disayangkan adalah pelembap. Mengapa? karena kulit membutuhkan amunisi yang mampu mengunci kelembapan wajah di tengah cuaca panas. Namun, jika pelembap wajah luntur, alhasil perlindungan kulit di siang hari yang kita lakukan tidak akan bekerja optimal. So, what should we do? Find the answers below. 

 

 

 

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

Di siang hari, ada aturan benar menggunakan pelembap agar tidak mudah luntur

Agar Lebih Optimal, Ini Aturan Gunakan Pelembap Wajah Saat Cuaca Panas / Image: Shutterstock

Gunakan pelembap berlapis

Pelembap dapat langsung dipakai setelah mencuci wajah. Tapi jika ingin menambah tingkat kelembapannya, gunakan serum sebelumnya. Meski begitu, tanpa serum pun, pemakaian light day cream tetap harus dilakukan setelah cuci wajah. 

Face Mist

Menyemprotkan face mist juga bantu kembalikan kelembapan kulit setelah cuci wajah. Tapi ada aturannya. Setelah disemprotkan, keringkan sisa air di wajah dengan tisu. Jangan biarkan kering dengan sendirinya, karena reaksi osmotic justru akan buat kulit makin kering. 

Perlindungan Kulit

Sunscreen is a must. Pilih yang memiliki formula melembapkan agar fungsinya jadi ganda, melembapkan sekaligus melindungi kulit dari sinar UV. Alternatifnya, pakai pelembap tekstur light, kemudian lanjutkan dengan sunscreen.