Vemale.com - Menjadi atasan merupakan sebuah kebanggaan, namun hal ini juga berarti tanggung jawab karena Anda adalah pemimpin yang membawahi dan bertanggung jawab atas beberapa orang di bawah Anda.
Tapi ketika sudah menjadi atasan sebaiknya Anda tidak hanya memikirkan diri sendiri, melainkan juga bawahan. Banyak hal yang terjadi ketika Anda menjadi atasan, dan adanya konflik maupun friksi di kantor adalah hal yang lumrah, namun bagaimana cara menyikapi dan memecahkan masalah tersebut adalah tantangan buat Anda.
Begitu pula jika diketahui ada bawahan yang tidak menyukai Anda, lantas bagaimana menyikapinya? Berikut ada lima sikap yang bisa Anda lakukan:
- Tanyakan langsung kepada anak buah yang tidak menyukai Anda! Masalah di kantor biasanya berkaitan dengan gaya kepemimpinan atasan atau manajemen kantor yang tidak berpihak pada bawahan. Dan sebagai atasan ketika mengetahui ada masalah meski itu hanya desas-desus, sebaiknya janganlah berdiam diri bahkan menebak yang bukan-bukan. Dengan bertanya langsung pada pihak yang bertentangan dengan Anda, kemungkinan besar terjawab masalah yang sebenarnya.
- Fokuskan pertanyaan terhadap perlawanan! Dengan memfokuskan arah pertanyaan akan memudahkan memecahkan masalah yang terjadi. Jangan menanyakan hal-hal di luar masalah, seperti mencari kejelekan serta kelemahan anak buah. Hal ini efektif dan efisien untuk mengetahui masalah yang sebenarnya. Selain itu juga terhindar dari sikap defensif atau terluka, bahkan dendam antara Anda dengan anak buah.
- Cari akar masalahnya dengan berbicara baik-baik Awali percakapan dengan berbicara yang baik-baik (intonasi suara yang sedang, mimik muka yang biasa saja tanpa dibuat-buat supaya terlihat galak). Dengan awal yang baik, kita yakin segala sesuatu bisa berjalan dengan baik pula. Nah, dalam hal ini berilah waktu bawahan Anda berbicara mengenai masalah dengan leluasa. Dengarkan apa yang ia ungkapkan dengan seksama, supaya tidak menimbulkan kesalahpahaman.
- Tempatkan masalah dengan selayaknya! Jika sudah mengetahui letak permasalahannya, cobalah untuk bersikap bijak menghadapinya. Jika masalah tersebut memang mengganggu baiknya segera diselesaikan sesuai dengan konteksnya. Masalah yang terjadi jangan dilebih-lebihkan ataupun dianggap enteng, tempatkanlah sesuai dengan konteks yang ada.
- Pisahkan masalah pribadi dalam hubungan kerja Ketika berbicara dengan bawahan ataupun karyawan yang selevel memang sebaiknya kita bisa membatasi topik yang dibicarakan. Hal ini menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari, terutama jika ada konflik. Ketika terjadi konflik dengan bawahan, sebaiknya kita bisa dengan bijak memisahkan masalah pribadi dengan pekerjaan. Dengan memisahkan masalah pribadi dengan pekerjaan, Anda akan bekerja lebih produktif dan profesional. Permasalahan pun bisa dengan cepat terselesaikan.
What's On Fimela
powered by