Icip-icip Jajanan di Korea Selatan

FimelaDiterbitkan 28 Januari 2011, 07:00 WIB
Vemale.com - Oleh: EW Andayani Jika di dunia hiburan Indonesia jarang sekali ditunjukkan jajanan asli negara kita, Korea dan Jepang tidak malu-malu untuk memamerkan ragam penganan dalam film dan komik mereka. Ketika bertandang ke negeri Kimchi ini, saya kegirangan ketika menemukan berbagai penganan yang sering saya jumpai di komik-komik, banyak dijajakan di pinggir-pinggir jalan. Girangnya lagi, walaupun dikategorikan sebagai penganan pinggir jalan dengan harga terjangkau, rasanya tetap enak lho! Tim Woman berkesempatan mencicipi berbagai jajanan ini langsung di negaranya. Berikut liputan kami. Bungeoppang (c) flickriver Bungeoppang Di komik yang sering saya baca dulu, kue berbentuk ikan ini menjadi kue pujaan anak-anak. Kue dengan bentuk yang lucu ini memiliki saus kacang merah di dalamnya yang hangat dan manis, menghangatkan para pejalan kaki yang berjuang melawan hawa dingin. Bersama dengan roasted chestnut dan Eomuk, penganan ini sengaja dijajakan di pinggir jalan sebagai penganan penghangat. Apalagi saat menunggui pembuatan kue, yang penjualnya hanya bersenjata bara api, rak pemanggang dan cetakan ikan dari bahan anti lengket, hangatnya terasa sekali. Roasted chestnut (c) blogspot Roasted Chestnut Jika di dunia Barat roasted chestnut banyak dijumpai di musim dingin, di Korea Anda bisa menjumpainya sepanjang waktu. Di tempat-tempat keramaian, banyak terlihat pria-wanita paruh baya duduk di depan tungku arang, menjajakan chestnut yang dibakar menggunakan arang di dalam tungku. Biji kacang sebesar bola pingpong yang berkulit gelap dan keras, bisa dengan mudah dikelupas dari kulitnya ketika telah matang dibakar. Berbeda dengan kacang lain, rasa manis terasa menonjol pada chestnut yang empuk ini. Tteok (c) blogspot Tteok Tteok mirip dengan kue mochi di Jepang, dibuat dari tepung beras atau ketan yang ditumbuk dan kemudian dikukus dalam tembikar. Bedanya, di Korea kue mochi ini memiliki berbagai variasi rasa sesuai dengan musim yang sedang berlangsung. Kebanyakan rasanya manis karena isian yang digunakan adalah manisan labu, kacang hijau, kacang merah dan wijen. Tteok juga dihias dalam berbagai warna dan taburan di bagian luarnya, yang semakin mempercantik tampilan kue Tteok. Eh, jangan salah menyebut kue empuk ini dengan nama 'mochi' ya.. Eomuk, foto: dok. WomanKapanLagi Eomuk Penyajian eomuk mirip dengan tempura di Indonesia. Terbuat dari ikan yang diuleni dengan tepung, membentuk adonan fish cake. Adonan kemudian ditipiskan, dipotong dan digoreng sebentar, lalu ditusukkan mirip sate. Eomuk biasa dimakan dengan kecap, saus atau dengan kuah udon dan sup. (vem/miw)
What's On Fimela