Lily Allen Banting Setir ke Fashion

FimelaDiterbitkan 01 April 2011, 15:34 WIB
Vemale.com - Vintage store bernama Lucy In Disguise yang diluncurkan Lily Allen bersama Sarah Owen, saudarinya, enam bulan lalu nampaknya mendulang sukses besar. Seperti diberitakan di Daily Mail, butik fashion ini sekarang berkembang dari sekedar menyediakan busana-busana vintage, menjadi mendesain sendiri dan menciptakan tren untuk busana-busananya. Lily, Sarah dan tim 'Lucy's Ladies' keluar masuk pasar, menjelajah internet dan gerai-gerai vintage lainnya untuk mendesain atau melengkapi koleksi busana yang kemudian mereka jual. Di bagian bawah vintage store ini juga dilengkapi dengan salon untuk penampilan maksimal para pengunjungnya. Saat ini, Lily Allen telah mendesain 18 potong koleksi ready-to-wear untuk label busana vintage miliknya. Saat ini, sejumlah sketsa busana rancangan Lily Allen ini telah diluncurkan untuk mengumumkan pada publik keseriusan mereka dan gaya desain khas Lily Allen. Sementara koleksinya sendiri baru akan diluncurkan pada bulan Juni mendatang. Dalam beberapa sketsa ini, sudah nampak pesona gaya yang tidak boleh dilewatkan oleh para fashionista. Inspirasi gaun-gaun ini didapat dari tokoh fiksi Lucy, seorang fashionista yang suka traveling dengan fashion yang selalu menggoda untuk dilirik, jelas LIly Allen pada WWD. Koleksi ini diberi nama berdasarkan nama tokoh-tokoh atau tempat terkenal. Fortnums adalah gaun yang sophiticated tetapi fun, berupa gaun model tahun 40an dengan aksen motif print berwarna biru, pink dan hijau yang cantik. Sementara Capone adalah gaun dengan aksen tulle bermanik-manik warna hitam dengan model tahun 20an. Koleksi playsuit dengan gaya sailor berwarna biru berpinggiran emas, serta prom dress warna pink bergaya tahun 50an juga sangat menggoda untuk dikoleksi. Keseluruhan koleksi ini berlabel harga dari 95 - 350 poundsterling, dan bisa dibeli di Harvey Nichols, Lucy in Disguise's London store, serta di website lucyindisguiselondon.com. (vem/dm/miw)