Sukses

FimelaMom

Ibu Bisa Bekerja Lebih Produktif, Ini Manfaat WFH Bagi Working Moms

ringkasan

  • Kerja jarak jauh secara signifikan meningkatkan partisipasi angkatan kerja ibu dan menyempitkan kesenjangan pekerjaan, terutama di bidang yang kurang ramah keluarga.
  • Fleksibilitas yang ditawarkan oleh remote work memungkinkan orang tua bekerja mencapai keseimbangan hidup yang lebih baik, menyesuaikan jadwal dengan kebutuhan keluarga, serta menghemat biaya dan waktu perjalanan.
  • Meskipun ada tantangan seperti peningkatan beban kerja, kerja jarak jauh terbukti dapat meningkatkan produktivitas dan mendukung gaya hidup yang lebih sehat bagi orang tua bekerja.

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, fenomena kerja jarak jauh atau remote work telah menjadi sorotan utama, terutama bagi para orang tua yang berjuang menyeimbangkan karier dan keluarga. Model kerja fleksibel ini menawarkan solusi inovatif untuk berbagai tantangan yang dihadapi, memungkinkan mereka untuk tetap produktif sambil lebih hadir dalam kehidupan anak-anak. Transformasi ini tidak hanya mengubah cara kita bekerja, tetapi juga membentuk ulang dinamika keluarga modern dengan cara yang positif.

Studi terbaru menunjukkan bahwa kerja jarak jauh secara signifikan meningkatkan partisipasi angkatan kerja, khususnya di kalangan ibu, dan berkontribusi pada kesetaraan gender di tempat kerja. Dengan adanya fleksibilitas ini, banyak ibu yang sebelumnya menghadapi hambatan kini memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan karier tanpa mengorbankan peran mereka sebagai orang tua. Ini adalah perubahan penting yang membawa dampak luas bagi individu dan masyarakat.

Melalui artikel ini, kita akan menyelami lebih dalam berbagai manfaat yang ditawarkan oleh metode work from home mulai dari peningkatan keseimbangan hidup hingga penghematan biaya. Kita juga akan membahas bagaimana model kerja ini telah menjadi pendorong utama bagi produktivitas dan kesejahteraan, serta tantangan yang perlu diantisipasi agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal. Mari kita jelajahi lebih jauh bagaimana fleksibilitas ini memberdayakan orang tua bekerja.

Peningkatan Partisipasi Ibu dan Kesetaraan Gender

Kerja jarak jauh telah terbukti menjadi katalisator penting dalam meningkatkan partisipasi angkatan kerja, terutama bagi para ibu, sekaligus mendorong kesetaraan gender di lingkungan kerja. Sebuah studi baru menemukan bahwa di bidang-bidang dengan kesempatan kerja dari rumah yang meningkat, tingkat pekerjaan para ibu juga ikut naik dibandingkan dengan wanita tanpa anak.

Peningkatan 10 persen dalam kesempatan WFH (Work From Home) dapat menyebabkan peningkatan sekitar 0,78 poin persentase dalam pekerjaan di kalangan ibu relatif terhadap wanita lain. Fenomena ini secara signifikan menyempitkan kesenjangan pekerjaan di bidang-bidang yang secara tradisional kurang ramah keluarga, seperti keuangan dan pemasaran.

Studi tersebut juga mengindikasikan bahwa WFH berpotensi besar untuk berkontribusi pada kesetaraan gender di pasar tenaga kerja dengan mengurangi apa yang disebut "maternal penalty". Istilah ini merujuk pada kemunduran finansial dan karier yang sering dihadapi wanita setelah memiliki anak. Akses ke telework memberikan fleksibilitas bagi banyak orang, namun paling banyak membantu para ibu dalam menyeimbangkan peran ganda mereka.

Peningkatan prevalensi dan akses ke telework telah memainkan peran penting dalam partisipasi angkatan kerja wanita dan ibu, baik selama pandemi maupun di ekonomi pasca-pandemi. Analisis tahun 2023 oleh Brookings Institute bahkan menemukan bahwa partisipasi angkatan kerja untuk wanita berusia antara 25 dan 54 tahun mencapai titik tertinggi sepanjang masa di AS, terutama didorong oleh wanita dengan anak di bawah 5 tahun yang bekerja dari rumah.

Fleksibilitas Jadwal dan Keseimbangan Hidup

Salah satu keuntungan paling signifikan dari WFH adalah fleksibilitas luar biasa yang ditawarkannya. Ini memungkinkan orang tua untuk menyesuaikan jadwal kerja mereka agar lebih selaras dengan kebutuhan anak-anak mereka. Bayangkan, Sahabat Fimela, jika Anda tidak perlu menghabiskan satu jam perjalanan ke kantor, Anda memiliki lebih banyak ruang untuk mengatur ulang hari sesuai tuntutan keluarga.

Orang tua dapat memanfaatkan kerja jarak jauh dan hibrida untuk menyesuaikan jam kerja, bekerja dari rumah saat menyusui bayi atau merawat anak yang sakit, serta mengurangi ketergantungan pada pengasuhan anak yang mahal. Memiliki jadwal yang fleksibel menjadi faktor terpenting dalam kemampuan mereka menyeimbangkan pekerjaan dan pengasuhan anak, diikuti oleh kemampuan untuk bekerja dari jarak jauh.

Survei menunjukkan bahwa 85% wanita merasa keseimbangan kehidupan kerja mereka meningkat secara signifikan dengan pengaturan kerja hibrida. Bahkan, 67% orang tua yang bekerja mengatakan pengaturan jarak jauh akan lebih mendukung keluarga mereka, dan 52% menginginkan jadwal yang lebih fleksibel, dengan minggu kerja empat hari menjadi perubahan yang paling diinginkan. Fleksibilitas ini memungkinkan unit keluarga untuk menangani guncangan tak terduga dalam kehidupan keluarga dengan lebih baik dan beroperasi lebih lancar, bahkan memungkinkan untuk keluar sebentar ke dokter tanpa banyak hambatan.

Penghematan Biaya dan Waktu yang Signifikan

Selain fleksibilitas, kerja jarak jauh juga membawa keuntungan finansial dan penghematan waktu yang tidak sedikit bagi orang tua yang bekerja. Bekerja dari rumah secara otomatis menghilangkan biaya yang terkait dengan perjalanan, seperti bahan bakar, parkir, dan tarif transportasi umum. Selain itu, orang tua dapat menghemat uang untuk pakaian profesional dan makanan yang biasanya dibeli saat istirahat makan siang.

Telecommuting menawarkan solusi praktis untuk pengasuhan anak yang terjangkau. Ini memungkinkan keluarga untuk memiliki pengasuhan anak yang lebih mudah diatur tanpa harus membayar perawatan penuh waktu di luar rumah. Orang tua dapat bertukar jadwal dengan pasangan, menggunakan bantuan paruh waktu, atau cukup memanfaatkan waktu tidur siang anak dan periode kerja yang fleksibel.

Mengurangi waktu perjalanan adalah keuntungan besar, baik secara finansial maupun lingkungan. Orang tua tidak perlu lagi khawatir mengantar anak ke penitipan atau sekolah dan kemudian bergegas ke kantor sambil terjebak kemacetan. Penghematan waktu ini dapat dialokasikan untuk kegiatan keluarga atau waktu pribadi, meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Produktivitas dan Kesejahteraan yang Meningkat

Meskipun ada kekhawatiran awal, banyak penelitian menunjukkan bahwa kerja jarak jauh justru dapat meningkatkan produktivitas dan berkontribusi pada gaya hidup yang lebih sehat bagi orang tua. Banyak orang tua menemukan bahwa bekerja dari rumah meningkatkan tingkat produktivitas mereka, dan statistik mendukung klaim ini.

Menurut studi Apollo Technical, pekerja jarak jauh 77% lebih produktif daripada rekan kerja di lokasi kantor. Studi dari Stanford University juga menemukan bahwa pekerja jarak jauh 5% lebih produktif daripada mereka yang bekerja di kantor fisik. Penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa seseorang dapat sama produktifnya, bahkan dalam beberapa kasus, lebih produktif ketika mereka bekerja dari jarak jauh.

Selain produktivitas, kerja hibrida juga mendukung gaya hidup yang lebih sehat. Sekitar 96% wanita yang bekerja dalam pekerjaan hibrida mengatakan pengaturan ini memungkinkan gaya hidup yang lebih sehat, memberikan lebih banyak waktu untuk istirahat, janji temu perawatan kesehatan, kebiasaan makan yang lebih baik, dan olahraga. Ini juga memungkinkan peningkatan waktu untuk hobi, aktivitas pribadi, dan keterlibatan sipil. Kerja jarak jauh meningkatkan efisiensi dengan mengurangi waktu perjalanan, yang pada gilirannya meningkatkan kualitas hidup.

Tantangan dan Pertimbangan Penting

Meskipun banyak manfaatnya, WFH juga menghadirkan tantangan dan memerlukan pertimbangan khusus. Telework bukanlah solusi ajaib; keluarga masih sangat membutuhkan pengasuhan anak yang lebih baik dan lebih terjangkau. Telework dapat mempermudah keluarga mengelola gangguan dalam perawatan anak, namun sulit untuk fokus pada pekerjaan dan pengasuhan anak secara bersamaan.

Penting untuk diingat bahwa sebagian besar pekerja jarak jauh tidak bekerja dari jarak jauh penuh waktu. Pergeseran ke kerja jarak jauh memiliki dampak yang tidak proporsional pada ibu bekerja, dengan hampir 80% wanita yang disurvei menunjukkan bahwa beban kerja mereka di tempat kerja meningkat karena pandemi. Selain itu, 66% wanita melaporkan memiliki tanggung jawab terbesar untuk tugas-tugas rumah tangga, dan lebih dari separuh dari mereka yang memiliki anak mengatakan mereka menangani sebagian besar tugas pengasuhan anak.

Orang tua yang bekerja dari jarak jauh tanpa pengasuhan anak yang andal akan berjuang untuk menikmati keuntungan dari pengaturan ini, karena mereka harus menyulap merawat anak-anak sambil bekerja dan bertanggung jawab kepada atasan mereka. Oleh karena itu, penting untuk menetapkan jam kerja yang jelas dan mematuhinya untuk menghindari kerja berlebihan. Meskipun fleksibilitas adalah keuntungan, hal itu juga dapat menyebabkan Anda bekerja lebih banyak jam daripada yang Anda lakukan selama hari kerja klasik 9-5.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading