Fakta: Banyak Orang Bohong Saat Bilang 'I Love You'

Fimela diperbarui 19 Mar 2013, 12:30 WIB

Saat seseorang jatuh cinta, mendengar kata "I love you" membawa kebahagiaan yang luar biasa. Tiga kalimat ajaib itu bahkan masih menebar kebahagiaan bagi pasangan  yang telah lama bersama. Sayangnya, sebuah fakta menyebutkan bahwa kalimat "I love you" tidak selalu mengungkapkan isi hati seseorang. Bisa jadi, kalimat itu hanya basa basi untuk menyenangkan hati orang lain.

Romantis, Tapi Palsu

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa saat seseorang melakukan hal-hal romantis seperti memeluk, mencium dan mengatakan cinta, sebenarnya orang tersebut sedang menutupi perasaan yang sebenarnya, dilansir Indiatimes.

Penelitian yang dilakukan Sean Horan, asisten profesor di DePaul University dan Melanie Booth-Butterfield, profesor di West Virginia University menemukan bahwa seseorang akan menunjukkan ekspresi cinta yang palsu sebanyak tiga kali seminggu pada pasangannya.

Hanya Menutupi Perasaan

Mungkin Anda kecewa membaca fakta ini, tapi Anda juga harus tahu mengapa banyak orang melakukan hal romantis yang palsu. Para relawan mengatakan bahwa mereka hanya ingin menutupi perasaan yang sebenarnya, misalnya kecewa, marah sedih dan perasaan negatif lain. Ada juga yang hanya melakukan hal mesra demi menyenangkan hati pasangan atau menghindari konflik.

Walaupun hasil penelitian ini tidak terlalu menyenangkan, kami yakin, masih banyak orang yang sungguh-sungguh melakukan hal romantis karena dia memang mencintai pasangannya.

(vem/yel)