Organic Fantastic

Fimela diperbarui 22 Jun 2013, 08:00 WIB

Produk organik kini bukan lagi sekadar tren, tetapi sudah jadi bagian gaya hidup.

Mungkin Anda sudah mulai mengonsumsi sayuran organik, tetapi bagaimana dengan produk-produk kecantikan? Untuk itu, Cosmo menelusuri produk kecantikan organik khusus untuk Anda.

Cosmo yakin salah satu produk terpenting untuk rutinitas sehari-hari tentu saja adalah produk kecantikan. Tapi, pernahkah Anda memeriksa zat apa saja yang terkandung di dalam  pembersih wajah, bedak, atau bahkan di dalam lipstik Anda?

What is it actually?

Seringkali  kata “natural” atau “organik” tertera di berbagai produk. Makna produk

organik sebenarnya berkaitan dengan sumber berbagai zat yang terkandung dalam produk dan juga tinggi rendahnya kandungan zat kimia di dalamnya. Selain itu, produk organik merupakan produk yang telah mendapatkan sertifikat khusus. Jadi tidak sembarangan perusahaan kosmetik bisa memberi klaim apakah produk mereka organik atau bukan.

Why?

Produk kecantikan organik sangat penting karena 60% produk yang Anda gunakan

di kulit akan diserap oleh tubuh. Tumpukan berbagai zat kimia dapat mengakibatkan kanker dan berbagai penyakit kulit. Selain itu, produk kecantikan organik mengutamakan pemilihan materi terbaik dengan memanfaatkan tanaman yang juga bebas penggunaan berbagai pestisida. Jadi, Anda tidak hanya mempercantik diri tetapi juga menjaga lingkungan dan memastikan masa depan yang lebih ‘hijau’!

Dangerous Substance

Sudah saatnya Anda memeriksa kandungan zat di dalam produk kecantikan yang Anda gunakan. Beirkut adalah beberapa kandungan yang berbahaya untuk kulit Anda:

• Akuminium: Kandungan yang tinggi akan menutup pori-pori kulit Anda dan

mencegah terjadinya proses respirasi normal dari tubuh ke kulit.

• Benzoates: Berbagai jenis asam benzoat dapat menyebabkan gastric irritation dan meningkatkan intensitas asma.

• DEA, MEA, TEA: Dapat menyebabkan iritasi.

• Dibutyl phthalate: Dapat menyebabkan kelainan di sistem reproduksi.

• Formaldehydes: Sejenis pengawet yang dapat menimbulkan masalah kulit.

• Keratolytic chemicals: Yang termasuk dalam jenis kandungan kimiawi ini adalah hydroxyl acid dan retinoic acid. Bahan ini mengganggu lapisan epidermis kulit

dan menyebabkan sensitivitas berlebihan terhadap sinar matahari.

Go Organic!

Tiga selebriti ini begitu mencintai bumi. Tak hanya gemar menggunakan bahan-bahan alami untuk merawat kulit, mereka juga meluncurkan organic skincare label untuk para wanita yang peduli dengan lingkungan.

Jessica Alba

Ritual favorit: Menggunakan homemade body oil berupa gabungan beberapa organic oil seperti olive oil dan grapeseed oil.

Label yang diciptakan: Honest, rangkaian produk perawatan bayi dan wanita yang bebas bahan kimia, khusus untuk keluarga yang eco-concious.

Gisele Bundchen

Ritual favorit: Merawat kilau dan kelembapan rambut dengan mengaplikasikan coconut oil setiap malam sebelum tidur.

Label yang diciptakan: Sejaa Pure Skincare, sebuah rangkaian perawatan kulit berbahan natural dengan kemasan yang 100% dapat didaur ulang.

Miranda Kerr

Ritual favorit: menggunakan rosehip oil sebagai anti-aging moisturizer pada wajah dan mengonsumsi coconut oil untuk menjaga  kesehatan tubuh.

Label yang diciptakan: Kora Organics, terdiri dari perawatan wajah dan tubuh yang bebas paraben, serta mengandung ekstrak buah Noni dan tanaman herbal.

Earth Friendly Brands

THE BODY SHOP. Kampanya Against Animal Testing yang disuarakan The Body

Shop, sebagai eco-friendly brand, akhirnya membuahkan hasil. Negara anggota Uni

Eropa mulai tanggal 11 Maret 2013 akan melarang peredaran produk kecantikan yang melakukan uji coba terhadap hewan di seluruh kawasannya.

L’OCCITANE. Brand asal Perancis ini berkomitmen dengan prinsip sustainability dan

nature friendly, sekaligus fair trade untuk membantu komunitas lokal. Di tahun 2012, L’Occitane merayakan internasional Women’s Day dengan membuat fairtrade soap yang keuntungannya diberikan langsung kepada perempuan di Burkina Faso, Afrika.

ORIFLAME. Sejak tahun 2008, Oriflame bekerja sama dengan berbagai organisasi fair trade. Pada akhir tahun 2012 lalu, Oriflame membuat lini produk Ecobeauty dengan organic coconut oil dan shea butter. Produk Oriflame juga dipastikan tidak mengandung bahan kimia yang berbahaya dan dikemas dengan packaging yang dapat didaur  ulang.

Source :  Cosmopolitan Edisi April 2013 halaman 130

(vem/cosmo/dyn)
What's On Fimela