Sudah Olahraga Tapi Kok Perut Tak Kunjung Langsing?

Fimela diperbarui 26 Agu 2013, 09:00 WIB

Wanita seringkali berpikir bahwa situp saja sudah cukup membantu perut jadi langsing. Padahal, tidak semudah dan sesederhana itu untuk mengikis lemak di perut.

Terkadang bahkan sudah mencoba olahraga ini itu, hasilnya sama saja. Tidak terlalu banyak membantu. Well, ladies. Perlu Anda ketahui bahwa memang olahraga saja tak cukup. Anda harus menjaga asupan yang Anda konsumsi juga untuk mendapatkan perut langsing nan cantik.

Selain itu, sebenarnya ada beberapa penyebab juga yang membuat perut Anda sulit langsing.

Over training

Agar mendapatkan perut yang kencang dan langsing, Anda tidak dianjurkan melakukan latihan setiap hari. Mengapa? karena otot di perut juga butuh waktu untuk beristirahat dan memulihkan diri. Sebenarnya, saat Anda melakukan sit up atau latihan apapun yang berhubungan dengan perut, otot sedang disiksa untuk menjadi lebih kuat. Sehingga ia tak boleh terus-terusan dipaksa untuk latihan.

Berikan jeda waktu yang tepat, misalnya Anda bisa konsisten melatih perut 3-4 hari dalam seminggu.

Latihan tak perlu berlebihan

Kathy Kaehler, seorang trainer dan penulis buku Kathy Kaehler's Celebrity Workouts mengatakan, sebaiknya latihan perut tidak boleh terlalu lama. Seringkali orang melakukannya selama berjam-jam. Padahal hal itu tidaklah diperlukan. Otot perut butuh relaksasi dan istirahat, sehingga melatihnya cukup dalam waktu 5 menit saja.

"Seperti latihan yang aku sarankan pada Jennifer Aniston, ia hanya melakukan latihan perut selama 5 menit, dan dilakukan 3 kali saja dalam seminggu," ungkapnya. Ia juga menambahkan, yang terpenting adalah Anda merasakan pergerakan otot tersebut, fokuskan pada kualitas, bukan kuantitas.

Slow motion crunches

Latihan crunch juga tidak perlu terlalu terburu-buru. Lakukan perlahan saja sampai Anda merasakan tarikan otot-otot pada perut. Dan justru latihan seperti inilah yang efektif bagi perut.

Kapan waktu terbaik melatih otot perut?

Umumnya latihan otot perut disarankan dilakukan di akhir latihan, demikian apa yang dikatakan para trainer di gym. Namun Gilbert Willet, M.S, seorang therapis dan peneliti asal University of Nebraska Medical Center mengatakan pendapat yang berbeda. "Waktu terbaik untuk melatih otot perut adalah saat di mana Anda nyaman melakukannya. Tidak harus dilakukan di akhir latihan."

Yang terpenting adalah konsistensi Anda melakukan latihan berkualitas. Dan apabila Anda hendak menjadikannya sebagai pembuka latihan, maka pastikan Anda sudah melakukan pemanasan terlebih dahulu untuk mencegah terjadinya cedera.

Dapatkan perut six pack lewat pilates

Apakah pilates tidak dapat memberikan Anda perut six pack? Siapa bilang? Kimberly Lyons, seorang personal trainer di Los Angeles mengatakan bahwa pilates dapat memberikan Anda perut six pack idaman. Namun, Anda juga harus mengombinasikannya dengan diet dan cardio secara rutin.

"Perlu Anda ingat juga, bahwa penampilan perut tak ada hubungannya dengan gen, dengan tinggi badan, atau panjang torso," tutupnya.

Haruskah memakai alat angkat beban?

Tidak semua orang ternyata cocok memakai alat angkat beban. Salah memakai dan ketidaknyamanan, dapat menyebabkan tubuh Anda cedera. "Apabila memang Anda tidak merasa nyaman, justru tubuh Anda bisa cedera dan merasa stres, inilah mengapa akhirnya alat tersebut tidak dapat efektif memberikan hasilnya pada tubuh Anda," ungkap Kimberly.

Ia juga menyarankan agar melakukan latihan yang paling nyaman dan tidak membuat tubuh terbeban untuk menghasilkan bentuk tubuh yang indah. Dan memang yang paling penting adalah mendengarkan apa yang tubuh Anda ingin dan butuhkan. Personal trainer hanyalah membantu Anda dengan pengetahuan yang dimilikinya, selanjutnya, biarkan tubuh Anda yang menentukan. [initial]

BACA JUGA:

Pertimbangan Penting Sebelum Mengkonsumsi Suplemen Diet

Fitness Yang Bisa Dilakukan di Dalam Air

5 Trik Diet Aneh Yang Ternyata Berhasil

Awas! Makanan Diet Penggemuk Badan

15 Tips Berhasil Diet

Memasak Pakai Minyak Wijen, Ini Khasiatnya

(vem/bee)
What's On Fimela