Tahu Hindarkan Tubuh Dari Kanker dan Radikal Bebas

Fimela diperbarui 14 Nov 2013, 11:05 WIB

Tahu adalah lauk yang sederhana tapi banyak manfaatnya. Terbuat dari kedelai yang kemudian difermentasi, makanan yang bentuknya putih padat ini menyimpan khasiat tak terduga.

Dikatakan oleh para ilmuwan, seperti dilansir Boldsky.com, mengonsumsi tahu dua kali seminggu membuat tubuh Anda bisa memetik manfaat sehat dari tahu ini.

Manfaat yang ditawarkan tahu

Tahu kaya akan protein dan hanya menyumbangkan 88 kalori saja. Dengan kelezatan yang sebanding dengan lauk lainnya, tahu jauh lebih sehat dan membantu menjaga keseimbangan berat badan.

Tahu juga mengandung zinc, zat besi, selenium, potassium dan aneka vitamin serta mineral lainnya.

Pengganti daging untuk para vegan

Para pelaku vegetarian tidak mengonsumsi daging untuk memenuhi kebutuhan akan protein. Tetapi ia bisa menggantikannya dengan tahu yang juga kaya protein.

Aman untuk yang alergi

Banyak juga lho yang alergi akan produk susu, sampai-sampai harus lebih berhati-hati saat makan semua makanan yang mengandung produk susu. Tetapi hal ini bisa diatasi dengan tahu.

Membantu problem menopause

Ada saatnya di mana nanti wanita akan mengalami masa menopause, dan di sinilah sebaiknya tahu menjadi salah satu makanan yang dikonsumsi. Tahu tak hanya menyediakan protein tetapi membantu agar tulang lebih kuat tanpa harus bergantung pada produk susu.

Kaya antioksidan

Tahu kaya akan kandungan antioksidan yang disebut dengan isoflavon. Antioksidan ini akan membantu melawan radikal bebas di dalam tubuh. Mencegah kanker payudara, osteoporosis, kanker kulit, dan lain sebagainya.

Selain harganya yang murah dan terjangkau, tahu memang telah terbukti kaya manfaat, tidak ada ruginya deh kalau menghadirkan menu tahu di rumah.

 (vem/bee)
What's On Fimela