Ibu Menderita Gangguan Mental Tega Membakar Dua Bayinya

Fimela diperbarui 05 Mar 2015, 14:40 WIB

Seorang ibu telah membakar dua bayinya, namun, dirinya mengklaim bahwa bayinya mengalami pembakaran spontan.

Seperti dilansir dari dailymail.co.uk, seorang ibu bernama Rajeshwari Karnan, kembali menjadi berita utama di seluruh dunia, saat bayinya yang baru berumur 10 hari, dirawat di rumah sakit karena kasus pembakaran spontan. Sebelumnya, pada tahun 2013, putra Rajeshwari, bernama Rahul, yang saat itu masih berusia 3 bulan juga diklaim mengalami pembakaran spontan.

Pembakaran spontan manusia adalah fenomena ketika seorang manusia terbakar tanpa sebab yang diketahui secara pasti.

Pada bulan Januari 2015, Rajeshwari kembali membawa anaknya untuk dirawat ke rumah sakit, karena luka bakar di kakinya. Ia mengaku jika anaknya mengalami pembakaran spontan saat dirinya sedang berada di kamar mandi. Bayi malang itu, kakinya melepuh dan luka berair. Sudah hampir dua bulan ia dirawat di rumah sakit.

Saat ini kondisi bayi sudah stabil, namun, dokter menolak untuk melepaskan bayi ke ibunya, karena takut jika Rajeshwari akan mencelakai anaknya untuk mendapatkan perhatian.

Jika mempelajari kasus sama,  yang terjadi pada tahun 2013, dokter mendiagnosa kalau Rajeshwari menderita sindrom Munchausen, yaitu penyakit mental, dimana orang menciptakan gejala atau penyakit pada diri mereka atau anak mereka untuk mendapat investigasi, penanganan,  perhatian, simpati dan kenyamanan dari tenaga medis.

Petugas medis, tidak percaya jika anak-anak Rajeshwari mengalami pembakaran spontan, karena hal ini sangat kecil kemungkinannya, dan hanya terjadi pada orang-orang yang mengkonsumsi alkohol dalam jumlah banyak, serta orang yang tinggal dekat sumber api.

Semoga keadaan bayi yang belum diberi nama tersebut, kondisinya semakin membaik ya Ladies.

(vem/chi)
What's On Fimela