Benarkah Obesitas Mempengaruhi Kesuburan?

Fimela diperbarui 13 Jun 2015, 15:00 WIB

Efek dari kenaikan berat badan terhadap kesuburan seorang wanita telah terlihat dan menjadi masalah yang menonjol dari obesitas. Obesitas ini dapat dikaitkan dengan gaya hidup Anda dan kebiasaan makan yang tidak sehat.

 Seperti yang dilansir oleh boldsky.com, dalam sebuah survei yang dilakukan di Amerika Serikat ditemukan bahwa hampir 50% dari wanita hamil yang mengalami obesitas mengalami gangguan pada kehamilan mereka. Obesitas juga mempengaruhi siklus menstruasi karena siklus ovulasi yang tidak teratur.

Saat ini sudah banyak perawatan yang ditawarkan untuk melawan fertilitas pada wanita. Namun dalam banyak kasus, dokter merekomendasikan penurunan berat badan sebelum pengobatan karena hal itu akan mempengaruhi peningkatan kemungkinan pembuahan.

Disfungsi ovulasi merupakan salah satu efek samping utama dari kenaikan berat badan pada kesuburan. Disfungsi ovulasi dapat didefinisikan sebagai ketidakseimbangan atau ketidakteraturan produksi telur dalam rahim wanita.

Ladies, jika Anda ingin memiliki anak dan tidak ingin mengalami gangguan dalam proses kehamilan, kontrol berat badan Anda.

(vem/hws)