Bekerja dan Tetap Beri ASI Eksklusif pada Bayi, Ini Tips Dokter

Fimela diperbarui 13 Agu 2015, 14:30 WIB

Menyusui merupakan hak setiap ibu, termasuk ibu bekerja. Selain pengetahuan mengenai menjaga kehamilan dan cara melahirkan, teknik menyusui dan manfaat ASI juga harus dipelajari dengan baik.

Menurut dr. Candra, memerah ASI untuk ASI ekslusif harus mengikuti tata cara yang baik dan benar. Cara yang bersih dan praktis adalah dengan memerah memakai tangan. "Cuci tangan dulu sebelum memerah ASI, usahakan tangan harus bersih, sediakan wadah yang bersih," kata dr. Candra selaku Health Team Leader Wahana Visi Indonesia di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan, Sabtu, 8 Agustus 2015.



ASI yang diperah, lanjutnya, sebisa mungkin langsung didinginkan di dalam lemari es minimal selama dua sampai tiga jam. "Tanda-tanda ASI basi secara fisik tidak terlihat jelas, pasti tandanya mengeluarkan bau asem dan kalau bisa patokannya dari jam saja," jelasnya.

Selain itu, dr. Candra juga menyarankan ASI yang diperah baiknya menggunakan sendok jangan memakai dot, karena akan membuat bayi bingung puting. Selain itu, dibutuhkan ekstra kesabaran saat menyusui bayi Anda.

"Tidak dianjurkan memakai dot, bayinya nanti bisa bingung puting, dan lama-lama jadi tidak mau menyusu. Biar ada bedanya, kalau pakai sendok bayi tahu kalau mamanya sedang pergi kerja dan kalau pulang mamanya kasih puting, jadi dia tahu dan bisa membedakan," tutup dr. Candra.

Bunda, meski sibuk bekerja, Anda tetap bisa kok memberi ASI eksklusif pada bayi. Dengan mengikuti cara yang benar, Anda masih bisa tetap fokus bekerja dan kebutuhan ASI buah hati Anda bisa terpenuhi dengan baik.

(vem/yun/nda)
What's On Fimela