Tak Bisa Capai Target Penjualan, Bos Hukum Karyawan Merangkak di Depan Publik

Fimela diperbarui 07 Okt 2015, 14:12 WIB

Ketika bekerja di sebuah perusahaan, setiap karyawan tentu dituntut untuk melakukan yang terbaik bagi perusahaan tersebut. Meski begitu, perusahaan tetap harus memberikan jaminan kenyamanan serta jaminan kesejahteraan pada karyawannya.

Agar karyawan bisa bekerja secara maksimal, pimpinan perusahaan diharapkan memberikan dukungan penuh serta pelatihan yang diperlukan karyawan agar mereka bisa bekerja secara maksimal. Namun, bagaimana jadinya jika pimpinan justru berlaku kejam dengan menghukum karyawan saat karyawan tidak bisa bekerja secara maksimal? Tentu hal ini sangat disayangkan bukan?

Dilansir dari laman dailymail.co.uk, beberapa karyawan sebuah perusahaan di Tiongkok harus merasakan pahitnya hukuman dari bos mereka setelah karyawan tersebut tak bisa capai target penjualan yang telah ditetapkan perusahaan. Merasa kecewa dengan kinerja karyawan, pimpinan perusahaan yang tidak disebutkan namanya menghukum karyawannya dengan menyuruh karyawan merangkak mengelilingi Danau Ruyi di kota Zhenzhou, Henan, China.

Akibat hukuman yang diberikan bos, beberapa karyawan terlihat begitu shock dan terluka. Ada beberapa karyawan yang baju serta celananya rusak setelah merangkak mengelilingi danau. Bahkan, ada beberapa karyawan yang mengalami luka pada  lutut dan siku. Salah satu karyawan bahkan terlihat menangis di tepi danau karena beratnya hukuman. Tak hanya berat secara fisik, hukuman ini dianggap bisa melukai psikis karyawan dan terbilang sangat memalukan.

Untuk memastikan semua karyawan melaksanakan hukuman tersebut, pimpinan perusahaan telah mengirimkan beberapa staf kepercayaannya untuk memastikan bahwa karyawan yang dihukum menjalani hukuman mereka secara tuntas. Insiden yang terbilang kejam ini sendiri diyakini terjadi pada tanggal 2 Oktober 2015. Kepada wartawan surat kabar setempat, seorang staf perusahaan mengatakan "Hukuman ini diberikan perusahaan pada mereka yang gagal mencapai target penjualan."

Setelah foto-foto karyawan ini tersebut di media sosial Weibo, netizen mengecam keras apa yang dilakukan pimpinan perusahaan. Seorang netizen mengatakan

"Ini sungguh keterlaluan. Tidak seharusnya pimpinan perusahaan menghukum mereka sekejam ini. Ini tak hanya melukai fisik mereka, tapi ini juga melukai psikis mereka." Sementara itu, netizen lain mengatakan "Salah satu karyawan terlihat menangis. Ini sungguh hukuman yang berat dan tak masuk akal. Bagaimana bisa pimpinan itu melakukan ini pada karyawannya."

Sebenarnya, insiden ini tidak terjadi satu kali ini saja. Pada awal tahun lalu, pimpinan perusahaan lain telah menghukum karyawannya untuk jongkok di jembatan layang selama 60 menit di depan publik karena dianggap tak bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.

Ladies, insiden yang sungguh tragis dan sangat disayangkan ya. Semoga saja insiden seperti ini tak pernah terjadi lagi. Kita semua tentu berharap bahwa setiap pimpinan semua perusahaan di dunia ini bisa memberikan hukuman bijak pada karyawan mereka ketika karyawan melakukan kesalahan.

(vem/mim)
What's On Fimela