Agar Pernikahan Bahagia, Seberapa Sering Kamu dan Pasangan Harus Bercinta? Ini Rahasianya

Fimela diperbarui 19 Nov 2015, 18:00 WIB

Tahukah kamu ladies, salah satu faktor ketidakharmonisan dan hancurnya rumah tangga adalah karena hubungan intim yang tidak terjalin dengan baik antara suami dan istri. Meski mungkin tampaknya sepele, namun aktivitas seksual ini memegang peranan penting dalam menjaga pernikahan.

Namun bukan berarti kamu harus melakukannya setiap hari. Seperti dikatakan Amy Muise, seorang  psikolog sosial dan postdoctoral dari University of Toronto, hubungan intim terlalu sering tidak akan membuat kehidupan rumah tangga bahagia, begitu pula jika terlalu jarang. Dalam penelitiannya terhadap 30.000 orang Amerika, ia melihat hubungan antara kebahagiaan dengan frekuensi hubungan seksual.

Hasilnya cukup mengejutkan, hasilnya sama untuk pria dan wanita, usia muda maupun tua, dan untuk hubungan jangka panjang  maupun pendek, yaitu seminggu sekali. Hubungan intim atau bercinta cukup dilakukan rutin paling tidak seminggu sekali, dan banyak orang sudah menganggap hal itu sebagai batas umum kategori kegiatan seksual yang "tidak terlalu sering tapi juga tidak jarang".

Bercinta sekali seminggu ini akan menstimulasi tiga aspek dalam sistem otak, yaitu kesehatan, hubungan, dan kebahagiaan. Stimulasi pada bagian intim juga akan meningkatkan produksi dopamin, hormon yang membuat kamu bahagia dan menimbulkan rasa cinta.  

Dalam penelitian ini, Amy Muise juga melihat pengaruh uang terhadap kebahagiaan. Dan ternyata seks mengalahkan uang. Frekuensi hubungan seksual yang intens bisa memberikan kepuasan lebih pada seseorang daripada memiliki harta berlebih. Wah, sekarang kamu tahu kan seberapa jauh pengaruh seks pada kebahagiaan dan kelangsungan rumah tangga kamu?

Karena terlalu banyak dan terlalu sedikit itu tidak baik Ladies, begitu juga dengan bercinta. Jadi kamu tetap perlu menakar seberapa sering hubungan intim dilakukan agar pernikahan langgeng dan bahagia. Diskusikan dengan pasangan ya agar sama-sama happy.

(vem/feb)
What's On Fimela