Demi Kesehatan & Pakaian, Sarah Berhasil Turunkan Berat Badan

Fimela diperbarui 20 Jul 2016, 16:30 WIB

Menurunkan berat badan bagi sebagian orang gampang-gampang susah. Namun kebanyakan dari mereka yang memiliki berat badan tidak ideal, ingin kurus demi menjaga kesehatan, mereka pun harus berjuang untuk mewujudkan impiannya memiliki berat badan ideal bak model.

Hal ini pun dilakukan Sarah Sora Christiani. Ia mengaku pernah memiliki berat badan hingga mencapai angka 63 kg. Dan karena alasan kesehatan yang paling utama, Sarah pun menjalani diet dan olahraga demi menurunkan berat timbangannya.

"Di keluarga aku ada sejarah penyakit diabetes dan jantung. Jadi kalau udah gendutan udah di khawatirkan sama mama. Biar sehat dan enak dilihat makanya nurunin berat badan," ucapnya kepada Vemale di Jakarta Selasa 19 Juli 2016.

Kemudian alasan kedua Sarah ialah karena ia suka dengan fashion. Dirinya ingin terlihat bagus dalam berpakaian, karena baginya kalau badan sudah besar tidak bagus saat memakai busana apa pun.

"Suka mix and match baju, terus nggak suka lihat diri sendiri kalau bentuknya udah nggak enak. Karena yang paling bisa melihat diri sendiri kan kita di kaca, badannya kaya apa," jelasnya.

Menjalani pola makan yang tepat serta dibantu dengan olahraga membuatnya berhasil menurunkan berat badan. Sarah pun pernah memiliki timbangan di angka 45 kg, itu pun ia dapatkan dengan berbagai proses bukan secara instan.

"Olahraga diusahakan seminggu tiga kali. Dulu waktu sekolah karena ikut basket di rumah olahraganya sit up, push up, jalan jongkok keliling rumah dan lari. Tapi sekarang kalau di rumah suka dance, lagu Korea Kpop, download di Youtube tutorial Korea. Itu aku pelajari, tiap hari 15 menit dan itu ngaruh lebih jadi bugar," terang perempuan kelahiran Jakarta ini.

Dan untuk makanan yang dikonsumsinya setiap hari, Sarah pun mengaturnya dengan mengurangi nasi, memperbanyak sayuran dan buah-buahan, serta tidak makan makanan berlemak dan berminyak.

"Porsi makan yang dikurangi, nasi dan daging-dagingan, porsinya tetap banyak tapi diganti dengan sayur yang banyak. Nasi sebisa mungkin makannya dikit, atau ganti nasi putih dengan nasi merah. Untuk sarapannya makan oatmeal atau roti gandum, selainya less sugar, pakai telur yang penggorengnya tidak perlu pakai minyak," ungkap Sarah.

"Yang paling penting minum air banyak, kalau aku minum air tiga liter per hari, kalau normal kan dua liter, nggak nunggu haus baru minum air. Dan Aku nggak makan di atas jam 8 malam, awalnya. Lama-lama, jam 7 malam nggak makan, tapi bukan berarti jadi kelaparan, justru makan malam dicepetin jam 6 atau jam setengah 6," tambahnya.

Inilah cerita Sarah yang berhasil menurunkan berat badannya, semoga bisa menjadi inspirasi kamu ya. Namun masih banyak wanita yang sudah berhasil menurunkan berat badan tapi malah kembali lagi beratnya ke semula. Berikut tips Sarah bagaimana menjaga berat badan agar stabil.

"Pokoknya nggak boleh langsung seenaknya makan banyak lagi, tetap jaga pola makan, makannya diatur aja supaya berat badannya nggak balik lagi ke berat badan semula. Kalau dietnya benar bukan diet asal-asalan, berat badan nggak akan cepat berubah. Bila berhasil maka bahagia memiliki berat badan yang kamu impikan," tutup Sarah.

(vem/yun/feb)
What's On Fimela