Tubuh Terlalu Gemuk, Bisa Melemahkan Ingatan & Kinerja Otak

Fimela diperbarui 20 Okt 2016, 14:10 WIB

Meskipun sudah banyak yang bilang bahwa tubuh gemuk atau kelebihan berat badan tak sehat dan bisa mengundang banyak penyakit, namun setiap orang masih perlu diingatkan lagi untuk menjaga berat badan ideal. Bagaimana pun, akan ada banyak efek negatif yang bisa mempengaruhi kesehatan jika berat badanmu terus bertambah.

Salah satunya adalah otak. Sebuah penelitian menemukan bahwa memiliki body mass index (BMI) terlalu tinggi bisa mempengaruhi fungsi otak terutama pada orang tua karena otak mengalami pembengkakan. Peneliti mencoba melihat apa yang menyebabkan lemak tubuh bisa mempengaruhi otak.

Kyle Bourassa, doktor psikologi yang mengepalai penelitian ini mengatakan bahwa inflamasi pada sistem syaraf bisa jadi masalahnya sebagai reaksi imun tubuh. Penelitian lain juga mengatakan bahwa inflamasi yang terjadi di otak bisa memberi efek negatif menurunnya fungsi kognitif atau ingatan.

Semakin besar berat badan, semakin besar pula tekanan dan risiko inflamasi pada otak sehingga orang akan mengalami kelemahan pada otak. Peneliti menganalisis data dari 21 ribu lebih orang Inggris usia 50 tahun ke atas, melihat kadar BMI dan aktivitas otaknya.

Hasilnya, semakin besar kadar BMI pada orangtua, semakin besar pula risiko penurunan kemampuan atau fungsi otak. Tentu untuk mengurangi risiko ini, orang harus rutin olahraga dan menjaga pola makan sehingga berat badan pun bisa dijaga.

Melatih otak dengan membaca dan bermain teka-teki juga bisa membuat otak tetap aktif sehingga fungsi otak tetap bagus meski usia lanjut.

(vem/feb)