Tips Mendampingi Si Kecil Saat Bermain Gadget

Fimela diperbarui 09 Des 2016, 13:45 WIB

Tak dapat dipungkiri, kini gawai atau yang lebih kita kenal dengan gadget menjadi salah satu kebutuhan. Penggunanya tak hanya dari kalangan dewasa saja, melainkan balita sangat ketagihan memainkan gadget.

Psikolog keluarga Astrid WEN, MPsi, pendiri PION Clinition dan inisiator Theaplay Indonesia, menyampaikan bahwa bermain gadget memang boleh-boleh sangat untuk anak-anak. Namun harus tau batasan agar tidak berlebihan.

"Jika anak-anak berlebihan main akan banyak dampak negatif yang terjadi. Bahaya jika anak sudah kecanduan gadget, terapinya akan mahal sekali," ujarnya.

Dampak dari bermain ganget pada anak-anak menurut psikolog Astrid, tidak akan langsung didapat. Dampaknya akan terjadi di masa depan dimana akan berpengaruh pada masalah kontrol diri. Ada risiko anak memiliki sifat narsistik.

“Anak-anak sekarang lebih sadar dengan ekspresi wajah. Ini sebenarnya baik. Masalahnya, orangtua suka memaksakan anak harus menunjukkan wajah tersenyum saat selfie sehingga dipaksakan. Seharusnya anak-anak dibiarkan memiliki ekspresi natural," tambahnya

Dampak lebih jauh adalah kemampuan bersosialisasi yang kurang terasah sehingga mereka kesulitan berteman, merasa kesepian bahkan berisiko mengalami depresi dan gangguan kecemasan. Bahkan, akan berisiko dalam perkembangan anak. Mereka akan sulit untuk makan, minum, tidur. Perkembangan motoriknya akan terganggu, mata akan cepat lelah, serta punggung menjadi sakit.

Melihat masalah tersebut, sebagai orangtua Mom dapat mengantisipasi dengan tips yang disampaikan psikolog Astid. Tips tersebut antara lain.

  1. Tidak membiarkan anak bermain gadget di waktu makan.
  2. Tidak membiarkan anak bermain gadget 1 jam sebelum tidur.
  3. Orangtua sebaiknya menonaktifkan notifikasi suara, pada handphone.
  4. Lakukan pendampingan saat anak menggunakan gadget, meskipun hal ini masih sulit dilakukan sebagian orangtua bekerja.
  5. Tetap berkomunikasi dengan anak dengan cara membatasi waktu penggunaan gadget, misalnya hanya 10 menit setiap kali main.
  6. Berikan kegiatan lain yang melibatkan interaksi dengan orangtua/orang dewasa lainnya. Ada tatapan mata, ada interaksi dua arah.

Mom, berikan gadget di usia yang tepat agar tidak mengganggu tumbuh kembangnya. Punya pengalaman bersama anak dan gadget? Share di kolom komentar ya!

(vem/asp/apl)
What's On Fimela