Dengan Gaji Minim, Kamu Tetap Bisa Dapatkan Rumah KPR Bersubsidi

Fimela diperbarui 01 Mar 2017, 14:10 WIB

Kata siapa kamu tak bisa punya rumah sendiri meski dengan gaji minim? Dengan memanfaatkan apa yang kamu terima tiap bulannya, kamu bisa mendaftarkan diri untuk memiliki kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi.

Rumah KPR bersubsidi pemerintah ini diperuntukkan kalangan masyarakat berpenghasilan rendah dengan penghasilan pokok maksimal Rp 4 juta/bulan. Melalui PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, kamu bisa menjadi debitur KPR dan menyicil rumah yang ingin kamu huni.

Sebelum bisa jadi debitur, ada proses yang harus kamu lalui, seperti misalnya melengkapi mengumpulkan berkas persyaratan, mengurus pengajuan kredit, hingga pengesahan sebagai debitur. Dokumen yang dibutuhkan seperti NPWP, surat keterangan dari tempat bekerja, slip gaji, kartu keluarga, KTP, surat keterangan belum memiliki rumah, serta rekening tabungan BTN.

Dilansir dari laman resmi BTN, beberapa persyaratan pemohon kredit KPR BTN subsidi antara lain adalah sebagai berikut:

  1. WNI dan berdomisili di Indonesia
  2. Berusia 21 tahun atau telah menikah
  3. Pemohon maupun pasangan (suami/istri) belum memiliki rumah dan belum pernah menerima subsidi pemerintah untuk pemilikan rumah
  4. Gaji atau penghasilan pokok tidak melebihi Rp 4 juta untuk rumah tapak dan Rp 7 juta untuk rusun
  5. Telah bekerja atau membuka usaha minimal satu tahun, memiliki NPWP, SPT, dan PPh orang pribadi sesuai perundang-undangan yang berlaku
  6. Menandatangani surat pernyataan di atas materai.

Tak hanya itu, kamu juga harus melalui proses wawancara di bank untuk mengetahui seperti apa keputusan lebih lanjut. Jangka waktu angsuran pelunasan juga bervariasi, antara lima hingga 20 tahun, tergantung kemampuan dan usia. Usia maksimal pelunasan adalah 58 tahun.

Seperti yang dilakukan Pak Agus, warga Bandung yang sudah menjadi debitur rumah KPR subsidi sejak 2013 lalu. Dengan gaji Rp 2,8 juta ia bisa menyicil rumah dengan tipe sederhana 36/84 berukuran 6x6 meter dengan luas tanah 109 meter persegi. Agus mengeluarkan modal Rp 12,3 juta sebagai uang muka, dan dilanjutkan cicilan per bulan sebesar Rp 734.000 dengan masa angsuran selama 15 tahun serta bunga 5%. 

Jadi, mengapa tak mencoba mencari informasi lebih lanjut sekarang juga jika kamu tertarik, ladies?

(vem/feb)
What's On Fimela