Mom Ingin Terus Berkarir? 3 Hal Ini Tak Perlu Dikhawatirkan

Fimela diperbarui 17 Mei 2017, 08:00 WIB

Bagi seorang wanita yang terbiasa bekerja ketika belum menikah, rasanya akan sangat berbeda ketika ia telah menikah dan memiliki buah hati. Tidak jarang hati diselimuti rasa cemas, bimbang dan galau antara ingin menjadi ibu rumah tangga sepenuhnya dan merawat buah hati sendiri di rumah, atau kembali bekerja dan pandai-pandai membagi waktu buat menyelesaikan pekerjaannya serta keluarga di waktu sama.

Ketika ingin kembali bekerja dan terus berkarir, seorang mom tidak jarang dibuat bimbang dan bingung tak karu-karuan. Ada banyak hal yang menjadi kekhawatiran dan menghantui perasaan. Mulai dari apakah anak akan bahagia tanpanya, apakah rekan kerjanya bakal menerimanya dengan baik saat ia lebih disibukkan dengan anak dan keluarga hingga apakah anak akan jadi lebih dekat dengan pengasuhnya.

Dikutip dari laman nbcnews.com, berikut 3 hal umum yang sering membuat mom khawatir ketika ia ingin kembali berkarir dan bekerja.

Buah Hati Akan Sedih Saat Ditinggal Kerja

Banyak mom yang merasa takut serta khawatir bahwa buah hati di rumah akan sedih dan tak bisa tumbuh juga berkembang dengan baik selama ditinggal kerja. Jangan khawatir mom, selama mom bisa membagi waktu dengan baik untuk pekerjaan dan keluarga, semua akan baik-baik saja. Mom tetap bisa bekerja dengan baik meski mom juga seorang ibu dan istri. Kedekatan dengan buah hati akan selalu bisa dibentuk dengan baik selama mom bisa terus dekat dengannya kapan pun serta di mana pun.

Buah Hati Lebih Sayang Pengasuhnya Dibanding Mom

Hampir semua mom khawatir mengenai yang satu ini. Buah hati jadi lebih dekat dan sayang terhadap pengasuhnya jika dibandingkan dengan mom. Selama mom bisa meyakinkan buah hati bahwa mom juga sangat sayang terhadap buah hati dan menyempatkan diri untuk selalu ada buat buah hati di luar waktu kerja, buah hati tetap akan mencintai dan menyayangi mom dengan sepenuh hati. Pada dasarnya, buah hati dan sang bunda akan tetap memiliki ikatan batin kuat sebagai seorang anak dan ibu.

Rekan Kerja Tidak Suka Dengan Mom

Tidak sedikit dari mom merasa kurang nyaman buat bekerja karena ia juga seorang ibu dan istri di rumah. Karena statusnya sebagai seorang ibu, sudah menjadi kewajibannya untuk selalu ada buat keluarga. Tidak jarang, kondisi inilah yang membuatnya berpikir apakah teman-temannya akan suka dengan hasil kerjanya ketika ia lebih banyak dan sering diperlukan keluarganya serta sementara mengesampingkan pekerjaannya?

Mom seharusnya tak perlu khawatir mengenai hal ini. Yakinlah bahwa mom bisa menyeimbangkan tugas mom sebagai ibu dan istri serta sebagai pegawai dengan baik. Walau telah menjadi seorang ibu, mom pasti bisa bekerja dengan baik tanpa harus melukai keluarga juga rekan kerja atau orang terdekat mom.

Menjadi wanita karir yang sukses dan ibu yang sukses mendidik anak-anaknya ke jalan terbaik adalah suatu prestasi yang sangat luar biasa mengesankan. Selama kita yakin bisa menjadi terbaik untuk keduanya, kita pasti bisa. Tidak ada yang salah dan perlu dikhawatirkan dari menjadi wanita karir buat kita yang telah berumah tangga, memiliki suami juga buah hati di rumah

(vem/mim)
What's On Fimela