Dua Jenis Orang yang Rentan Sakit Setelah Mudik & Makan Makanan Lebaran

Fimela diperbarui 19 Jun 2018, 13:20 WIB

Lebaran pasti menjadi momen yang ditunggu-tunggu banyak orang karena bukan hanya menjadi momen yang tepat berkumpul kembali bersama keluarga serta sanak saudara tapi juga jadi momen jamuan makan besar yang membuat naiknya berat badan.

Sayangnya, bukan hanya berat badan saja yang menjadi masalah ketika merayakan lebaran dengan makan-makan, beberapa orang juga rentan terserang penyakit setelah menyantap hidangan lebaran yang berlebihan.

Seperti dikatakan dr. Tirta Prawita MSc, Sp. GK dari Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia ketika dihubungi Health Liputan6.com ditulis Senin (18/6/2018),"Kalau harus berhati-hati, semua orang harus berhati-hati. Anak harus hati-hati juga. Semua kelompok umur."

Namun secara spesifik, dua jenis orang yang rentan sakit setelah makan makanan lebaran secara berlebihan adalah:

1. Lansia
Orang lanjut usia punya metabolisme yang lebih lambat dari orang dewasa muda. Secara fisik juga lebih rentan sakit. "Metabolismenya semakin lambat berarti makin banyak juga yang ditumpuk daripada dibakar," jelas Tirta.

2. Anak-anak
Anak-anak juga gampang sakit karena meskipun metabolismenya tinggi, namun pola makan mereka di saat Lebaran seringkali tidak diatur. Anak cenderung tergoda makan apa saja, terutama camilan atau snack. Pada akhirnya, selama lebaran anak justru makan makanan yang tidak bagus.

Jadi, itu dia dua jenis orang yang cenderung rentan sakit setelah makan makanan selama lebaran. Yuk lebih jaga kesehatan keluarga kita, ladies.

Sumber: Liputan6.com

(vem/feb)
What's On Fimela