Keajaiban dari Tuhan, 18 Tahun Lalu Divonis Kanker dan Kini Sembuh

Fimela diperbarui 09 Apr 2018, 18:45 WIB

Hidup memang tentang pilihan. Setiap wanita pun berhak menentukan dan mengambil pilihannya sendiri dalam hidup. Seperti cerita sahabat Vemale yang disertakan dalam Lomba Menulis April 2018 My Life My Choice ini. Meski kadang membuat sebuah pilihan itu tak mudah, hidup justru bisa terasa lebih bermakna karenanya.

***

Kali ini aku ingin menceritakan kisah salah satu teman ibuku yang bernama Lian. Tante Lian merupakan wanita yang menjadi inspirasi bagi kami sekeluarga karena imannya yang sangat kuat di dalam Tuhan. Ia sudah menikah dan dikaruniai dua orang anak. Saat ini anak-anaknya sudah sukses di dalam karir masing-masing dan berawal dari tahun 2000, Tante Lian merasa sakit di daerah perutnya.

Awalnya, Tante Lian tidak terlalu menganggapnya karena ia mengira itu hanyalah maag biasa dan ia pun minum obat sakit maag seperti biasa. Selang beberapa lama, sakit itu mereda. Namun, tak lama kemudian sakit itu kembali muncul sampai tiga kali dan untuk keempat kalinya Tante Lian merasa sakit sampai tidak tertahankan lagi. Alih-alih tidak tega melihat Tante Lian, sang suami dan anak-anaknya segera membawanya ke rumah sakit. Ketika melakukan segala pemeriksaan di rumah sakit, dokter menyatakan bahwa Tante Lian menderita penyakit ganas, yaitu kanker rahim stadium 4. Betapa kagetnya mereka sekeluarga saat mendengar hal itu, terutama Tante Lian. Namun, satu hal yang diyakini oleh Tante Lian bahwa mujizat-Nya masih ada dan Ia mampu melawan segala penyakit yang ada dalam tubuhnya.



Beberapa lama kemudian, kondisi Tante Lian menurun sangat drastis. Tubuhnya semakin kurus dan lemas, wajahnya semakin pucat,  bahkan Tante Lian hanya bisa berbaring di tempat tidur. Kami sebagai teman Tante Lian sangat tidak tega untuk melihatnya. Lalu, dokter pun menyatakan bahwa umur Tante Lian tidak lama lagi karena sel-sel kanker dalam rahimnya sudah terlalu banyak, bahkan pengobatan seperti kemoterapi dan apapun itu hanyalah sia-sia belaka. Kondisi Tante Lian selama beberapa bulan sudah seperti mayat hidup. Namun, iman yang ada dalam dirinya tidak luntur sedikitpun. Bahkan, meskipun tidak dapat ke gereja hari Minggu, ia terus memuji Tuhan dan berdoa setiap waktu.

Akhirnya, Tante Lian memutuskan untuk tidak melakukan pengobatan apapun di rumah sakit dan memilih untuk beristirahat di rumah. Awalnya sang suami dan anak-anaknya tidak setuju, namun melihat kegigihan Tante Lian untuk kembali ke rumah membuat mereka mengalah. Selain itu, ia hanya meminum serangkaian minuman herbal dan obat imun yang merupakan rekomendasi salah satu temannya. Dua hal ini memang jarang dilakukan kebanyakan orang, namun temannya mengatakan bahwa cara ini dapat memberikan kesembuhan bagi beberapa orang sebelumnya.



Sungguh, pengobatan yang sederhana ini hanya dilakukan selama tiga bulan, dan kondisi Tante Lian semakin membaik. Hingga akhirnya, perlahan-lahan sakit di dalam rahimnya mulai hilang dan setelah itu Tante Lian kembali kontrol ke dokter dan dokter yang menanganinya sangat kaget melihat kondisi Tante Lian. Tubuhnya sudah kembali stabil dan wajahnya sudah tidak pucat lagi, bahkan terlihat seperti orang sehat. Lalu, dokter pun kembali memeriksa dan hasil pemeriksaan sungguh di luar dugaan. Sel-sel kanker dalam rahim Tante Lian yang awalnya ada ribuan, saat itu juga jumlahnya sudah nol persen alias tidak ada lagi. Puji Tuhan.

Keputusan Tante Lian untuk menghentikan pengobatan medis dan keyakinan Tante Lian bahwa dirinya dapat sembuh sungguh terbukti. Sel-sel kanker dalam rahimnya dapat hilang karena ia percaya Tuhan masih ingin memakainya sebagai berkat bagi banyak orang. Sang suami dan anak-anaknya sungguh tercengang atas iman Tante Lian yang sangat kuat di dalam Tuhan, sehingga imannya mampu menyembuhkan dirinya.



18 tahun berlalu sejak dokter memvonisnya akan meninggal, namun saat ini ia membuktikan bahwa dirinya sehat bugar bahkan semakin aktif melayani Tuhan di gereja. Aku percaya tidak ada yang lebih besar selain iman dan kepercayaan dalam diri sendiri yang akan membawa kita ke dalam kesuksesan. Dan itu sudah terbukti dalam Tante Lian.

(vem/nda)