Bolehkah Ibu Hamil Mengkonsumsi Daging?

FimelaDiterbitkan 26 Juni 2013, 23:36 WIB

Sikap berhati-hati sering muncul saat seorang wanita sedang mengandung. Bahkan mereka akan memperhatikan betul apa saja yang mereka lakukan dan juga yang mereka makan. Tidak jarang pula mereka merasa takut untuk mongkonsumsi makanan seperti daging.

Daging sendiri sebenarnya sangat boleh dikonsumsi oleh ibu hamil. Pasalnya, kandungan protein yang tinggi di dalam danging sendiri memang diperlukan untuk mencukupi kebutuhan sang ibu maupun janin. Akan tetapi, Bunda harus memperhatikan betul cara memasak daging tersebut.

Pasalnya, daging yang kurang matang akan memicu pertumbuhan bakteri toxoplasmosis. Bakteri Toxoplasma gondii ini sendiri bisa ditemui di dalam daging mentah, telur mentah dan juga susu yang tidak dipasturisasi. Agar bisa mengkonsumsi daging secara aman, Bunda perlu mengikuti beberapa tips yang telah diberikan oleh babymed.com.

Sebelum mengkonsumsi daging pastikan Anda telah memasaknya dengan benar-benar matang. Hal ini bisa diidentifikasi dengan warna daging yang tidak lagi pink dan tidak ada lagi cairan yang menetes dari daging tersebut. Kedua jangan mengkonsumsi makanan beku seperti sosis daging yang dijual bebas di pasaran. Kemudian jangan lupa mencuci tangan dengan bersih setelah Anda memegang daging mentah, buah dan sayur.

Sebagai tambahan jangan lupa memakai sarung tangan ketika anda membersihkan kotoran hewan peliharaan anda terutama kucing. Pasalnya, kotoran kucing sendiri juga merupakan tempat berkembang biak yang bagus bagi toxoplasma gondii. Bakteri tersebut bisa hidup selama dua minggu dalam kotoran kucing yang telah mengering dan juga mampu bertahan selama 18 bulan di dalam kotoran yang dikubur di dalam tanah.

Oleh: Wahyu Kartika Wienanda

(vem/tyn)