Tersedak memang hal yang biasa terjadi dan terlihat sepele. Akan tetapi tersedak bisa jadi masalah besar bagi anak anda jika ia mulai menunjukkan tanda-tanda susah bernafas. Hal inilah yang perlu diwaspadai oleh orang tua karena hal tersebut dapat mengurangi asupan oksigen untuk otak dan dapat menyebabkan kematian.
Semua anak memiliki kemungkinan untuk tersedak, akan tetapi balita, terutama batita atau anak yang berusia dibawah 3 tahun memiliki resiko tersedak lebih tinggi karena mereka memiliki jalur pernafasan yang lebih sempit dan gampang sekali tertutup saat mereka menelan sesuatu bulat-bulat karena mereka tidak punya banyak pengalaman mengunyah.
Oleh sebab itu, www.kidshealth.org baru-baru ini memberi kita tips cerdas untuk mengatasi masalah ini: hindari makanan yang kiranya dapat menyebabkan anak tersedak. Makanan yang dapat menyebabkan anak tersedak biasanya memiliki ukuran yang sama dengan jalur pernafasan anak seperti halnya anggur, kacang, kismis, permen, dan lain sebagainya.
Pada saat makan, pastikan anda menyuapi anak anda dengan makanan yang kecil atau lembut yang dapat di telan oleh anak anda dengan aman. Itu artinya anda harus memotong makanan kecil-kecil, termasuk juga memasak sayuran anda hingga cukup lunak untuk dimakan anak.
Biasakan anak anda untuk makan sambil duduk sekalipun ia hanya makan camilan. Biasakan juga anak anda untuk tidak berbicara, bergurau, atau bahkan tertawa saat makanan masih berada di dalam mulut mereka.
Nah, sudahkah anda memperhatikan hal-hal sepele tersebut selama ini? Jika belum, segera benahi sebelum terlambat!
Oleh Desti Ayu R.
(vem/sfg)