Menyusui Pasca Operasi Caesar

FimelaDiterbitkan 02 Juli 2013, 23:07 WIB

Kebanyakan ibu yang melahirkan melalui operasi mengalami kesulitan untuk memberikan ASI eksklusif secara lancar. Hal ini bukannya tidak dapat diatasi. Anda berhak sepenuhya untuk memberikan ASI pada bayi.

Disebutkan dalam breastfeeding.asn.au, hal paling utama yang dibutuhkan adalah memilih tempat yang tepat untuk melahirkan. Pastikan rumah sakit dan tenaga medisnya siap untuk mendukung proses IMD (Inisiasi Menyusu Dini). Jika Anda sudah dipastikan untuk menjalani operasi Caesar, beritahu dokter dan perawat bahwa Anda ingin memberikan ASI sesegera yang Anda bisa pasca melahirkan.

Usai operasi, pasti masih ada pengaruh obat bius dan rasa kantuk baik pada ibu atau bayi. JIka kondisi fisik Anda memungkinkan, pasangan Anda atau tim perawat dapat Anda mintai bantuan untuk meletakkan bayi di payudara untuk IMD karena efek obat bius masih membuat Anda lemah. Hanya saja, saat Anda mendapat bius total atau bayi harus dikarantina selama beberapa jam, tunggulah hingga Anda di ruang perawatan.

Saat masih belum memungkinkan untuk menyusui langsung bayi Anda, perahlah ASI Anda. ASI setelah melahirkan kaya akan kolostrum yang sangat bermanfaat dan taidak tergantikan bagi bayi.

Ibu yang melakukan operasi caesar mengalami masa pemulihan yang lebih panjang daripada melahirkan secara normal. Berhati-hatilah untuk memilih posisi menyusui yang nyaman bagi bayi dan tidak membahayakan luka setelah operasi.

Menyusui merupakan hak mutlak ibu untuk anak yang baru dilahirkan. Carilah informasi yang memadai tentang menyusui bagi ibu yang melakukan operasi caesar dari tenaga kesehatan di kota Anda. Jangan langsung percaya pada satu pihak yang mengatakan bahwa Anda tidak boleh menyusui.

Oleh: Zurriat Nyndia

(vem/tyn)
What's On Fimela