Biasakan Makan Pedas

FimelaDiterbitkan 12 Juli 2013, 13:28 WIB

“Jangan suka makan pedas, itu nggak baik bagi kesehatan.” Tidakkah Anda sering mendengar kalimat seperti itu? Banyak orang awam menganggap bahwa makanan pedas adalah sumber malapetaka. Bagaimana tidak, makanan pedas sering kali mengakibatkan sakit perut. Namun, ternyata makanan pedas itu tidak terlalu buruk kok.

Para peneliti di Inggris menemukan fakta bahwa zat yang diberi nama capsaicin yang banyak ditemukan pada semua jenis cabai–cabaian membawa efek menghancurkan bagi sel kanker payudara. Capsaicin tersebut adalah zat dalam cabai yang menimbulkan rasa pedas.

Hasil dari penelitian tersebut sudah diterbitkan pada journal of Biochemical and Biophysical Research Communication.

Para peneliti dari University of Nottingham kemudian berusaha mengungkap lebih dalam manfaat capsaicin dalam cabai pada sel kanker paru-paru serta sel kanker pankreas. Penelitian tersebut ternyata juga menunjukkan hasil positif bahwa capsaicin terbukti dapat melawan sel kanker jenis tersebut.

Diungkapkan di citynew.com, bahwa penemuan ini kemudian memberi jawaban tentang mengapa di beberapa negara seperti Meksiko, India serta Sichuan, China angka penderita kanker relatif kecil dibandingkan dengan negara lain. Mengapa? Karena negara-negara yang telah disebutkan adalah negara-negara yang dikenal sebagai penghasil cabai terpedas di dunia.

Untuk anda yang tidak suka makan pedas, mungkin ada baiknya mulai mencicipi dan membiasakan lidah dengan rasa pedas. Namun tetap perhatikan tingkat kepedasan serta porsinya ya.

Oleh: Marintan Widi Lestari

(vem/rsk)