Apakah Hubungan Suami-Istri dapat Menyebabkan Asma?

FimelaDiterbitkan 13 Juli 2013, 18:34 WIB

Apakah anda pernah merasa susah nafas dan sesak di dada ketika atau setelah melakukan hubungan suami istri? Apakah anda memiliki asma? Atau apakah anda merasa pasangan anda mengambil sebagian besar nafas anda sehingga anda kehabisan nafas?

Apabila anda merasa sesak dan susah nafas setelah berhubungan dengan suami atau istri anda, itu bukan berarti bahwa pasangan anda mengambil sebagian besar nafas anda saat berhubungan. Terdapat kemungkinan bahwa anda menderita asma sehingga anda merasa sesak setelah berhubungan badan.

Seorang pakar dalam bidang alergi dan sistem kekebalan tubuh, Mark S. Dykewicz, MD, seperti yang terungkap di www.everydayhealth.com menyatakan bahwa aktifitas apapun yang membutuhkan tenaga fisik dapat menimbulkan asma. Selebihnya, beberapa pasangan beranggapan bahwa hubungan suami-istri merupakan aktifitas yang membutuhkan tenaga fisik yang besar.

“Exercise-induced bronchospasm” merupakan istilah yang digunakan untuk menunjukkan kondisi timbulnya sesak nafas, bunyi nafas menciut-ciut, dan batuk dikarenakan oleh aktifitas fisik. Sedangkan hubungan suami-istri merupakan aktifitas berat selayaknya orang yang berolahraga jalan cepat. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika asma muncul karena aktifitas hubungan suami-istri.

Dr. Dykewicz menyatakan bahwa jika asma anda kambuh karena aktifitas hubungan suami-istri, maka asma tersebut akan muncul delapan menit setelah berhubungan. Jika asma  anda juga kambuh saat dan setelah berhubungan, mungkin asma anda tidak terkontrol. Akan lebih baik jika anda berkonsultasi dengan dokter anda.

Oleh: Ninuk Retna Sumiarsih

   

(vem/sfg)
What's On Fimela