Prosesi Upacara Bangsa Romawi Kuno

FimelaDiterbitkan 28 Agustus 2013, 07:13 WIB

Bangsa Romawi kuno adalah salah satu bangsa besar yang membentuk peradaban dunia seperti sekarang ini. Nah, bagaimana ya sistem pernikahan yang saat itu dilakukan? Situs wikipedia.com menjelaskan beberapa gambaran tentang upacara pernikahan yang dilakukan pada zaman Romawi kuno saat itu.

Sebelum pernikahan terjadi, kedua mempelai harus mendapatkan izin dari ayah masing-masing. Namun jika mereka tak memiliki ayah, hal ini tak perlu dilakukan. Upacara pernikahannya sendiri sudah tidak mengenal upacara budaya lagi, namun pernikahan ini harus diakui secara sah oleh negara layaknya pernikahan masa sekarang. Selain itu, upacara pernikahan juga didasarkan dengan peraturan agama.

Pernikahan masyarakat Romawi kelas atas amatlah megah. Perayaan atau pesta diselenggarakan oleh keluarga mempelai wanita dan biasanya berada di kediaman keluarga si wanita juga. Pemilihan hari juga diperhitungkan dengan baik, biasanya didasarkan pada peraturan agama. Beberapa ritual yang dilakukan termasuk menyembelih binatang sebagai korban bagi dewa-dewa agar memberi berkah pada pernikahan tersebut. Setelah upacara pernikahan selesai, ritual berikutnya adalah untuk si pengantin wanita secara simbolis diiringi oleh keluarga dan teman menuju ke rumah barunya dimana pengantin ria telah menunggu untuk menyambutnya. kemudian bersama-sama mereka menyalakan obor sebagai salah satu ritual upacara pernikahan.

Keesokan harinya, sebuah pesta diadakan lagi pada malam hari sebagai persembahan kedua bagi dewa-dewa supaya mereka memberkahi rumah baru yang akan ditinggali oleh pasangan pengantin tersebut.

Isdiana Zulidha

(vem/ova)