Asal Usul Tradisi Pernikahan ala Barat

FimelaDiterbitkan 31 Agustus 2013, 07:57 WIB

Ladies mungkin sudah familiar dengan berbagai tradisi pernikahan barat, seperti membawa buket bunga, memilih warna putih untuk gaun pengantin, dan sebagainya. Anda tentunya sudah banyak sering melihat di film-film Hollywood, dan bahkan mungkin pernah mempraktekan salah satu dari tradisi tersebut di pernikahan anda. Namun bagaimana dengan asal usul dari berbagai tradisi tersebut? Situs howstuffworks.com menjelaskan beberapa di antaranya.

- Dahulu, yang dibawa pengantin bukan serangkaian buket bunga lho. Namun seikat bawang putih dan sejumput tanaman rumput-rumputan. Hal ini terjadi karena jaman dulu pernah terjadi sebuah wabah penyakit yang amat parah sehingga tanaman herbal dan bawang menjadi obat penyembuh tradisional yang amat berharga. Karena itu, pengantin wanita membawanya sebagai simbol perlindungan dari bahaya.

- Bayangkan jika gaun pengantin anda mempunyai model yang sama dengan baju pengiring pengantin wanita. Hal ini dulunya dilakukan karena memakai baju yang seragam dapat mengelabui roh jahat dari menyerang pengantin wanita. Namun, akhirnya tradisi ini berubah dan yang seragam hanya baju para pengiring pengantin saja, sehingga si pengantin menjadi yang tercantik di pesta pernikahannya sendiri.

- Seperti gaun pengantin Kate Middleton atau Putri Diana, banyak gaun pengantin yang mempunya tudung atau kerudung putih yang panjang untuk menambah kesan anggun. Namun, tradisi ini berasal dari anggapan bahwa pengantin wanita adalah sosok yang gampang diserang dari roh-roh jahat di hari pernikahannya, sehingga ia harus memakai tudung berwarna merah untuk menakut-nakuti roh jahat tersebut. Menarik sekali ya, Ladies!

Isdiana Zulidha

(vem/ova)