Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, istilah helicopter parenting mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita. Gaya pengasuhan ini menggambarkan orangtua yang terlibat secara berlebihan dalam kehidupan anak, seringkali hingga taraf mikromanajemen yang intens. Mereka cenderung "melayang-layang" di atas anak, mengawasi setiap gerak-gerik dan keputusan, seperti helikopter yang terus memantau dari atas.
Keterlibatan orangtua yang hiperprotektif ini bertujuan untuk mencegah anak mengalami kesulitan atau kegagalan, baik fisik maupun emosional. Namun, pendekatan ini dapat menghambat perkembangan kemandirian anak. Istilah helicopter parenting sendiri pertama kali muncul pada akhir tahun 1980-an dan semakin populer hingga masuk kamus bahasa Inggris pada tahun 2011.
Dalam penelitian, gaya pengasuhan ini sering disebut sebagai overprotective parenting atau overparenting, yang mengacu pada bentuk keterlibatan yang tidak sesuai perkembangan atau berlebihan. Pola asuh ini bisa dimulai sejak masa kanak-kanak awal dan berlanjut hingga remaja, bahkan dewasa.
Advertisement
Ciri-Ciri Umum Orangtua dengan Gaya Helicopter Parenting
Orangtua yang menerapkan helicopter parenting menunjukkan beberapa karakteristik yang khas. Salah satunya adalah kesulitan membiarkan anak menghadapi tantangan dan kecenderungan untuk menyelesaikan masalah bagi anak, alih-alih membimbing mereka menemukan solusi sendiri.
Selain itu, mereka sering menjadwalkan aktivitas anak secara berlebihan untuk memaksimalkan pencapaian, serta kerap mengintervensi masalah sosial atau akademik anak. Mikromanajemen tugas sekolah, terus-menerus memeriksa keberadaan anak, dan berbicara atas nama anak dalam situasi sosial juga merupakan indikator kuat.
Ciri lainnya termasuk mencegah anak mengalami kegagalan, membersihkan kamar atau melakukan tugas rumah tangga untuk mereka, membuat keputusan untuk anak, serta mengawasi dan mengoreksi secara terus-menerus. Mereka juga cenderung terlalu terlibat dalam kinerja akademik atau olahraga anak, mengawasi media sosial secara berlebihan, dan campur tangan agar anak tidak membuat kesalahan.
Advertisement
Mengapa Orangtua Cenderung Menerapkan Helicopter Parenting?
Ada beberapa alasan mendalam mengapa orangtua cenderung mengadopsi gaya What Is Helicopter Parenting, Sahabat Fimela. Salah satu pendorong utamanya adalah keinginan yang tulus untuk melindungi dan mencintai anak. Orang tua ingin yang terbaik bagi anak-anak mereka, berusaha menjaga mereka tetap aman, dan membantu mereka meraih kesuksesan.
Kecemasan orangtua juga menjadi faktor signifikan. Kekhawatiran berlebihan tentang "konsekuensi ekstrem" dari kesulitan yang dialami anak, seperti kegagalan akademik atau penolakan sosial, dapat memicu perilaku ini. Kecemasan akan masa depan, tekanan akademik, dan karier yang meningkat membuat orang tua merasa harus mengendalikan segalanya demi menjamin kesuksesan anak.
Pengalaman masa lalu orangtua juga turut berperan. Orangtua yang merasa memiliki kekurangan dalam pengasuhan mereka sendiri, seperti merasa memiliki orangtua yang jauh atau tidak terlibat, mungkin cenderung menjadi helicopter parent. Mereka yang menyesali keputusan hidupnya sendiri juga lebih mungkin menerapkan gaya asuh ini.
Tekanan sosial dan budaya modern juga berkontribusi pada fenomena ini. Membandingkan diri dengan orangtua lain, tekanan dari lingkungan untuk lebih terlibat dalam kehidupan anak, serta budaya pencapaian yang toksik di mana kaum muda menghadapi ekspektasi tinggi, semuanya memengaruhi. Media sosial, tren pendidikan, dan norma masyarakat juga dapat meningkatkan perfeksionisme orangtua. Bahkan, tekanan dari teman sebaya, di mana orangtua yang dikelilingi oleh helicopter parent mungkin merasa tertekan untuk meniru gaya pengasuhan ini. Faktor ekonomi juga bisa menjadi pertimbangan, di mana keluarga dengan fleksibilitas finansial lebih besar cenderung memiliki waktu dan sumber daya untuk keterlibatan konstan.
Dampak Helicopter Parenting pada Tumbuh Kembang Anak
Meskipun niat di balik helicopter parenting adalah baik, dampaknya pada anak seringkali merugikan, Sahabat Fimela. Anak-anak yang diasuh dengan gaya ini cenderung mengalami ketergantungan berlebihan pada orang lain, terutama orang dewasa, dan kesulitan dalam mengembangkan kemandirian.
Mereka juga rentan terhadap rendahnya harga diri dan kepercayaan diri, terutama setelah mengalami kegagalan yang dirasakan. Keterampilan mengatasi masalah yang buruk, citra diri yang didasarkan pada pencapaian untuk menyenangkan orang tua, serta keterampilan hidup yang tidak memadai, termasuk pemecahan masalah dan kemampuan membuat keputusan, seringkali menjadi konsekuensi.
Secara emosional, anak-anak dari helicopter parent memiliki peningkatan risiko kecemasan dan depresi. Mereka juga kesulitan dalam mengatur emosi dan perilaku, serta mungkin lebih agresif atau bermusuhan terhadap teman sebaya. Dalam jangka panjang, mereka mungkin merasa hampa, ragu sebagai orang dewasa, dan memiliki rasa berhak yang meningkat.
Dari sisi akademik, meskipun anak-anak ini mungkin mencapai kesuksesan jangka pendek karena tugas rumah yang selalu selesai tepat waktu, kontrol berlebihan dapat berdampak negatif pada kemampuan mereka untuk berkembang secara mandiri. Mereka mungkin kesulitan dengan kemandirian di kemudian hari, menghambat kemampuan mereka membangun rasa kompetensi diri. Gaya asuh ini juga dapat mengganggu hubungan orang tua-anak, terutama saat anak memasuki masa remaja dan memberontak terhadap keterlibatan yang berlebihan.
Advertisement
Strategi Mengurangi Gaya Pengasuhan Helicopter Parenting
Bagi Sahabat Fimela yang merasa mungkin menerapkan gaya helicopter parenting, ada beberapa strategi yang bisa dilakukan untuk mengurangi keterlibatan berlebihan ini. Langkah pertama adalah merawat diri sendiri. Mengelola kecemasan dan stres orangtua dapat membantu mengurangi kekhawatiran berlebihan terhadap anak-anak.
Penting juga untuk mengevaluasi gaya pengasuhan dan membuat rencana untuk berubah. Terbukalah terhadap umpan balik dari keluarga, teman, atau komunitas. Belajarlah untuk menerima kegagalan anak sebagai bagian dari proses belajar dan pertumbuhan. Terlibatlah dalam pemecahan masalah kolaboratif hanya jika anak menginginkannya, dan pahami bahwa kegagalan membantu anak menjadi lebih tangguh.
Komunikasi yang efektif dengan anak juga sangat krusial. Jika merasa terlalu ikut campur, mintalah maaf kepada anak. Seringlah berbicara dengan mereka, validasi perasaan mereka, dan bantu mereka mengembangkan keterampilan untuk menangani situasi menantang sendiri. Terakhir, fokuslah pada tujuan jangka panjang, bukan hanya saat ini, tentang apa yang ingin dicapai anak. Berikan mereka ruang untuk tumbuh dan belajar dari pengalaman mereka sendiri.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/388970/original/039445900_1708425916-WhatsApp_Image_2024-02-15_at_12.52.17.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572367/original/032896200_1777796021-pexels-matvalina-30411330.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5275206/original/016619700_1751868718-mother-daughter-studying-alphabet.jpg)
![Alyssa Daguise buktikan bahwa dirinya tak hanya sekadar bumil glowing tapi juga fashionable mama [@alyssadaguise]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/3unXmjBHzsgf6tbkHdT7tylJAUg=/0x23:1080x1103/200x200/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5554685/original/000301200_1776091833-SnapInsta.to_670688104_18581626381057164_3767344184430632019_n.jpg)
![Jessica Iskandar bersama suami dan ketiga anaknya merayakan Natal di Amerika Serikat. Di hari Natal, keluarga good looking ini tampil dengan set piyama merah motif tartan. [@inijedar]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/8S9tq6adu7Lf48sIAj8rCfJnvG8=/200x200/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5464355/original/036447700_1767686496-IMG_3139_2_.jpeg)
![Audi Marissa menunjukkan betapa bahagia dirinya menjadi seorang ibu anak satu saat pemotretan [@audimarissa]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/7s-G3ngfseB0GpHRuXf1TyRuNwc=/200x200/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463212/original/058403400_1767602053-SnapInsta.to_610572557_18554326282030387_7856265766271261292_n.jpg)
![SuperMom Awards didedikasikan untuk seluruh ibu di Indonesia, sebuah bentuk apresiasi bahwa setiap ibu layak mendapat ruang untuk dilihat, dihargai, dan dirayakan. [FOTO:FIMELA/ADRIAN].](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/LCMic77NSUn8MrbBHd5R0h2AEXQ=/200x200/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5451252/original/019027200_1766247664-WhatsApp_Image_2025-12-20_at_22.52.10__2_.jpeg)
![Sebagai ibu tunggal, Tasya Farasya memberikan perhatian waktunya secara penuh untuk anak. Termasuk menyaksikan penampilan sang anak di atas panggung [@tasyafarasya]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/hg2KY5ZSEM2dZZLFOVISiB3NJD8=/200x200/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441997/original/070349100_1765523742-SnapInsta.to_589906743_18549569239004502_1236958019593819047_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4678188/original/001049000_1701952659-nadine-shaabana-DRzYMtae-vA-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5446825/original/096940700_1765942759-Depositphotos_216533906_XL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5492648/original/040168300_1770180529-pexels-ron-lach-10554835.jpg)
![Kebiasaan-kebiasaan kecil di rumah bisa menjadi langkah awal yang efektif untuk melatih kemampuan berpikir kritis anak. [Dok/freepik.com/jcomp]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/wpYvOcVpK5V-t-zM7JvYCxAyux0=/200x200/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5551225/original/036630100_1775721046-11242.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5672344/original/097752900_1778477576-downloadgram.org_587155520_18546280027057164_4191951344540671056_n.jpg)
![Destinasi liburan edukatif kini hadir dengan konsep interaktif yang sangat menyenangkan bagi keluarga. [Dok/Pexels.com/Tahir Xəlfə].](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/Ew9tUROGOVSIUK_tB-wBP6ljC_8=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5574595/original/028679300_1777968888-pexels-tahir-36297669.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5574772/original/009930600_1777977781-jonathan-j-castellon-FHNgTEuxyJA-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5559514/original/036405600_1776579139-mother-telling-story-two-little-daughter-home-garden_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5558504/original/066205000_1776421326-Cave_exploration_in_Margaret_River.jpeg)
![Menjadi pendukung utama, memberikan apresiasi pada setiap temuan baru mereka, merupakan salah satu tugas kita sebagai orangtua. [Dok/Pexels.com/Alex Green].](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/Akb7B8VA2r7_kJnBfTSjaiF6yrM=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564227/original/013607600_1776930519-pexels-alex-green-5691815.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420028/original/017091900_1763718438-Sediakan_Tempat_Sampah_Terpisah_dengan_Label_Jelas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5416412/original/034423500_1763450658-pexels-mart-production-8450539.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5574100/original/019002500_1777962605-WhatsApp_Image_2026-05-05_at_10.18.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3246894/original/025131100_1600854892-photo-1567113463300-102a7eb3cb26.jpg)
![Aksi Nyata untuk Alam untuk rayakan 50 tahun Bodyshop dan luncurkan parfum 90an. [Dok. Bodyshop]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/5JTXzQUWObdhZRIZzfxgvcYWpQM=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572182/original/018318000_1777778396-Foto_3_2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2842382/original/082068100_1562049873-xan-griffin-RfFRYmvu6JE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2858663/original/070263900_1563592702-iStock-650343912.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4059016/original/028512500_1655779529-pexels-anete-lusina-5723263.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5526549/original/046089800_1773125255-Depositphotos_266017344_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5323424/original/030126000_1755768390-vitolda-klein-scbqlqoh28o-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5492648/original/040168300_1770180529-pexels-ron-lach-10554835.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5391108/original/097776800_1761297400-medium-shot-smiley-mother-watching-kid.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441764/original/044352700_1765517629-medium-shot-mother-scolding-girl.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5279800/original/033832600_1752164317-group-kids-friend-laughing-together.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5486173/original/044030400_1769578284-mom-with-son-playing-janga-game.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5547504/original/044226500_1775460669-close-up-mother-holding-tablet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2405894/original/045133200_1542001844-palon-youth-972816-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5686308/original/023047600_1778560097-WhatsApp_Image_2026-05-12_at_11.26.54.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5685642/original/046465000_1778559107-IMG-20260512-WA0018.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5685148/original/009679400_1778558455-24872.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5684554/original/045010300_1778557402-IMG_0021.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5684107/original/051457600_1778556826-rumah_penemuan_11_bayi_di_sleman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5492648/original/040168300_1770180529-pexels-ron-lach-10554835.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420028/original/017091900_1763718438-Sediakan_Tempat_Sampah_Terpisah_dengan_Label_Jelas.jpg)
![Nikita Willy Ikut HYROX di Hong Kong. [@nikitawillyofficial94]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/ddae2up6k5gli8AEVHhfWyATZmE=/80x80/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5680600/original/017250000_1778551760-IMG_9157_1_.jpeg)
![Mahalini dan Rizky Febian Rayakan Wedding Anniversary ke-2. [@mahaliniraharja]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/aA3F7l6y62c0NfDjgFzW45VCyFQ=/80x80/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5680261/original/030829500_1778551268-IMG_9147_2_.jpeg)