Anak yang gemuk memang terlihat menggemaskan, ya, Bun. Namun itu hanya berlaku saat dia masih berusia 0-5 tahun. Jika diatas usia itu anak tetap gemuk, bisa-bisa anak mengalami kegemukan atau obesitas.
Jika berat badan anak sudah mencapai angka yang sama sekali tidak ideal, Bunda harus segera memulai program diet untuknya. Karena mereka masih dalam masa pertumbuhan, perhatikan betul bahwa asupan lemak mereka juga harus terpenuhi. Berikut ini ada beberapa contoh camilan sehat kaya nutrisi untuk diet si anak, dilansir dari lowfatcooking.about.com:
1. Kebab buah
Anda bisa membuatnya dengan memotong beberapa buah-buah dan membuatnya menjadi sate buah. Kiwi, mangga, nanas, melon, dan blueberry adalah ide bagus, Bun. Buat crepe dari tepung gandum sebagai kulit kebab, letakkan sate buah di dalamnya, dan siram dengan yoghurt rendah lemak.
2. Pretzel
Dua jenis camilan ini bisa Anda buat sendiri di rumah, Bun. Daripada memberi anak semangkuk keripik kentang yang zero-nutrition, lebih baik membuat pretzel rendah gula. Buat adonan mirip donat lalu panggang dengan olesan mentega yang kandungan asam lemak tak jenuhnya tinggi. Sajikan setelah dilumuri dengan gula rendah lemak. Yumm!
3. Yoghurt rendah lemak
Daripada memberi anak bekal minuman sirup atau sari buah yang kemurniannya diragukan, Bunda bisa menggantinya dengan sebotol kecil yoghurt rendah lemak yang mudah dijumpai di supermarket. This is healthier.
Nah, bagaimana, Bun? Semoga tidak kesulitan, ya, dalam mengontrol camilan untuk si anak yang sedang berdiet.
Mazhi
What's On Fimela
powered by