Kisah cinta pasangan ini memang sedikit ‘ruwet’. Sepasang anak Adam dan Hawa yang sama-sama memiliki passion di dunia kesehatan ini akhirnya menemukan satu sama lain setelah hidup ‘berdekatan’ selama bertahun-tahun.
Jenna dan David sama-sama menempuh kuliah di McGill University, Montreal. Tempat tinggal mereka hanya berjarak beberapa pintu saja di satu ruas yang sama di dekat kampus mereka. Teman-teman Jenna adalah teman-teman David juga, dan mereka juga sudah sering ‘harusnya’ bertemu saat bersama-sama mengunjungi satu kafe dengan teman-teman mereka. Namun, Tuhan belum memberikan jalannya.
Masih dalam masa studi mereka di McGill University, mereka berdua sama-sama pindah ke Chicago. David pergi ke sana untuk melanjutkan minatnya mempelajari kanker paru-paru, sedangkan Jenna pergi kesana untuk pengobatan karena dia divonis menderita penyakit darah langka, Grey Zone Lymphoma.
Pada waktu inilah, akhirnya David menemukan his final passion yakni tentang operasi penyakit dalam, khususnya pada rongga dada atau yang lebih keren dikenal dengan thoracic surgery. Sedangkan Jenna, dia menemukan passion-nya untuk membentuk suatu organisasi yang fokus membantu para penderita kanker secara psikologis, bernama Twist Out Cancer (TOC).
Pada November 2011, akhirnya seorang teman mereka berdua mengenalkan mereka lewat Facebook. Mereka berdua terkejut bahwa selama ini mereka hidup sangat ‘berdekatan’ namun harus menempuh waktu yang lama untuk bersatu. Ide-ide hebat mereka cocok dan chemistry terbangun secara otomatis di antara mereka.
Dua bulan setengah setelah itu, David melamar Jenna, seperti yang diberitakan oleh jpost.com. Mereka menikah sekitar bulan Mei lalu dengan pesta besar dengan 110 tamu.
Mazhi
(vem/ova)