Mengenal Froteurisme

FimelaDiterbitkan 16 September 2013, 11:30 WIB

Berdesak-desakan di supermarket atau kendaraan umum tentu sama sekali tidak menyenangkan. Selain rawan copet, ternyata Anda mungkin akan menjadi korban froteurisme. Tapi, apa sih froteurisme? Berbahayakah menjadi korban froteurisme?

Menurut situs minddisorders.com, froteurisme adalah kelainan seksual yang membuat penderitanya memiliki kesukaan atau kepuasaan seksual dengan cara meraba atau bergesekan dengan orang lain di keramaian. Biasanya orang lain yang menjadi korbannya ini tidak mengetahui bahwa dia sedang menjadi obyek seks penderita.

Kelainan ini umumnya dialami oleh pria, sehingga wanita adalah obyek utamanya. Biasanya penderita kelas ringan hanya menggosokkan tangannya dengan Anda, namun yang parah hingga berani menyentuh payudara atau tubuh bagian belakang.

Orang yang menderita froteurisme akan merasakan kedekatan atau memiliki hubungan intim dengan korbannya ketika melakukan perabaan atau menyentuh. Namun begitu dia sadar, si penderita selesai melakukan aksinya, dia akan menyadari saat yang tepat untuk melarikan diri.

Menurut para ahli nih Ladies, orang yang menderita froteurisme biasanya berawal dari coba-coba yang sering berhasil sehingga mengakibatkan ketagihan. Dari coba-coba hingga level yang sangat parah hingga mengakibatkan kesedihan jika tidak melakukannya, seorang penderita froteurisme dituntut untuk melakukan kegiatannya setiap hari.

Biasanya penderita froteurisme adalah pria yang berumur antara 15-25 tahun. Mereka tentu saja akan tertutup tentang kebiasaannya ini. Namun karena hal ini merupakan bentuk kriminal, banyak kasus seperti ini seharusnya dihentikan.

Masalahnya, menghentikan kebiasaan ini juga cukup sulit. Maka dari itu tindakan pencegahan seperti memberikan bimbingan atau pendidikan seks sangat penting untuk masyarakat.

Oleh: Kustin Ayuwuragil D.

(vem/rsk)
What's On Fimela