Mitos-Mitos Umum Tentang Orgasme I

FimelaDiterbitkan 22 September 2013, 14:09 WIB

Kini telah banyak dilakukan riset tentang kesehatan seksual wanita, Ladies. Banyak ilmuwan yang telah berusaha untuk menemukan misteri di balik orgasme. Meskipun demikian, masih saja ada mitos yang beredar mengenai hak tersebut, Ladies.

Berikut ini, seperti dilansir dari situs thegloss.com, adalah mitos yang kerap diterima oleh masyarakat luas serta ulasan faktanya. Langsung simak yuk, Ladies!

Wanita yang “normal” bisa orgasme hanya dengan intercourse saja

Faktanya, hanya 1/3 wanita yang bisa melakukannya, Ladies. Hal tersebut karena setiap tubuh wanita itu berbeda, begitu pula kebutuhannya. Ada yang bisa orgasme dengan intercourse namun dengan stimulasi atau rangsangan tambahan, ada yang justru tidak orgasme saat intercourse melainkan saat melakukan oral seks. Jadi intinya setiap wanita berbeda, Ladies.

Yogurt rendah lemak dapat membantu Anda mencapai orgasme

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk bisa mencapai orgasme, Ladies. Namun memakan makanan tertentu tidak termasuk di dalamnya. Mitos ini beredar bisa jadi karena adanya iklan yang manampilkan wanita sedang mengonsumsi yogurt dan menampilkan ekspresi yang keenakan. Namun untuk faktanya, belum ada hal yang dapat membuktikannya, Ladies.

Penuaan menurunkan peluang untuk orgasme

Hal ini hanyalah mitos, Ladies, karena ternyata semakin bertambah usia wanita, justru ia lebih sering mengalami orgasme. Hal tersebut karena semakin bertambah usia, mereka semakin mengenal tubuh mereka dan hapal dengan aksi, reaksi serta titi-titik mana yang mampu membuat mereka mencapai orgasme tersebut.

Simak mitos lainnya dalam Mitos-mitos Umum Tentang Orgasme II, ya, Ladies.

Oleh: Tulus W.

(vem/rsk)
What's On Fimela