Menyusui adalah sebuah aktivitas yang biasanya dilakukan oleh ibu dan buah hatinya. Selain merupakan tugas biologis dari seorang ibu pada buah hatinya, menyusui, yang dilakukan dengan organ kewanitaan seorang wanita, yaitu payudara, juga menunjukkan naluri keibuan seorang wanita yang telah memiliki buah hati.
Namun, tidak bisa dipungkiri lho, Ladies, karena laktasi dilakukan dengan payudara, rangsangan seksual bisa saja muncul saat seorang ibu tengah menyusui. Bahkan, karena menyusui meningkatkan oxytocin baik dari sang ibu maupun orang yang disusuinya, menyusui bisa menimbulkan rangsangan seksual yang sama seperti halnya kissing, foreplay, dan bahkan seks.
Erotic lactation, atau laktasi erotis adalah sebuah fenomena yang terjadi ketika seseorang mengalami rangsangan seksual ketika menyusui atau disusui. Untuk wanita, payudara, areola, dan puting susu adalah daerah erotis yang apabila terkena stimulasi sedikit saja, bisa memberikan rangsangan seksual lho, Ladies.
Menurut Wikipedia.com, laktasi erotis bisa terjadi karena daerah erotis wanita, yaitu payudara, mengalami stimulasi seksual ketika bertemu dengan mulut dan lidah. Baik dilakukan oleh buah hatinya atau bahkan pasangannya, sensasi tersebut bisa memicu naiknya gairah seorang wanita lho, Ladies
Meski mungkin bukan hal yang biasa Anda dengar, laktasi erotis adalah sebuah hal yang bisa terjadi lho, Ladies, dan bisa saja Anda adalah salah satu wanita yang menyukai stimulasi baik menggunakan tangan maupun mulut pada payudara Anda untuk memperoleh kepuasan seksual. Tentunya, bila dilakukan dengan pasangan, hal ini bukan merupakan hal yang aneh kok.
Oleh: Mamor Adi P.
(vem/rsk)