Kelainan Seksual: Dispareunia Symtomps

FimelaDiterbitkan 11 Oktober 2013, 17:27 WIB

Banyak sekeali penyakit atau pun kelainan seksual yang sangat berpengaruh dalam kehidupan manusia. Memang biasanya, penyakit atau kelainan tersebut memiliki gejala khusus yang turut memperkuat masalah kejiwaaan bagi penderitanya. Karena jelas saja, tidak semua orang tentu bisa menerima kelainan atau penyakit seksual yang diidap pasangannya sendiri.

Salah satu kelainan seksual yang cukup mengganggu adalah dispareunia symtomps. Kelainan seksual ini memang sedikit rumit ceritanya. Pasalnya, para penderita memiliki kecenderungan untuk tidak melakukan hubungan seks. Alasannya, mereka merasa takut dengan apa yang akan mereka rasakan ketika berhubungan intim, salah satunya adalah karena rasa sakit yang diderita.

Parahnya, penyebab kelainan ini benar-benar tidak bisa dibuktikan secara fisik. Penyebabnya tidak bisa ditemukan misalnya karena obat, penggunaan pelumas, lemah syawat atau hal lain. Meskipun demikian, anehnya penderita selalu merasakan sakit yang mendalam ketika berhubungan seks.

Psychcentral.com menerangkan bahwa kelainan seperti ini dianggap cukup mengkhawatirkan karena bisa mempengaruhi sebuah hubungan. Kecenderungan penderitanya yang tidak ingin melakukan hubungan seks atau perasaannya yang selalu merasakan ketakutan saat berhubungan intim, akan mengurangi cita rasa harmonisasi bersama pasangan.

Oleh karenanya, dibutuhkan kerjasama yang baik pada setiap pasangan. Jika melihat gejala seperti ini ada pada pasangan Anda, cobalah untuk segera mendiskusikannya dengan seksolog yang Anda percayai. Kalau tidak segera diatasi, bukankah akan membuat hubungan Anda berantakan?

Oleh: Nurrohman Sidiq

(vem/rsk)
What's On Fimela