Berjerawat saja sudah menyebalkan, apalagi memiliki bekas jerawat yang tidak kunjung hilang. Bisa membuat kita frustasi ya, ladies? Beragam krim dan obat penghilang bekas luka sudah dicoba, tapi tetap tidak hilang.
Nah, kalau segala perawatan dari luar sudah dilakukan dan tidak membuahkan hasil maksimal, bagaimana dengan diet anda? Ternyata, menurut livestrong.com, beberapa vitamin dan mineral yang kita konsumsi dalam diet kita sangat berpengaruh dalam perbaikan jaringan kulit yang rusak, termasuk jerawat. Apa sajakah itu? Yuk, kita simak bersama-sama pembahasannya berikut ini:
1. Vitamin C
Vitamin C banyak dipakai dalam krim anti penuaan dan anti keriput, yang sama fungsinya dengan penghilangan bekas luka akibat jerawat. Vitamin C sangat penting dalam produksi collagen, yang dapat membuat kulit terjaga kelembutannya dan mengurangi bekas luka, termasuk bekas jerawat. Vitamin ini dapat anda peroleh dengan mengkonsumsi buah dan sayuran serta suplemen makanan. Dosis yang dianjurkan adalah 90 mg/hari untuk pria dan 75 mg/hari untuk wanita.
2. Vitamin E
Vitamin E adalah antioksidan yang berperan penting dalam menjaga kulit dan sel membran dari serangan radikal bebas. Vitamin ini sering digunakan dalam perawatan kulit berjerawat karena mampu mengatur penggunaan vitamin A dalam tubuh yang sama pentingnya untuk kesehatan kulit. Vitamin E telah terbukti mampu menunjang pemulihan kulit dari bekas luka bekas jerawat dan menyamarkan bekas luka yang dalam. Untuk mendapatkan vitamin ini, anda dapat mengkonsumsi sayur-sayuran berdaun hijau. Jika meminum suplemen, maka dosis idealnya adalah 15 mg/hari.
3. Zinc
Zinc adalah unsur mineral yang sangat penting untuk penyembuhan luka dan berbagai kerusakan kulit lainnya, termasuk bekas jerawat. Dalam tubuh kita, zinc berperan penting dalam menjaga kadar vitamin E di dalam darah, mensintesa protein, dan melindungi tubuh dari berbagai kerusakan akibat pengaruh radikal bebas. Semua fungsi ini saling berkaitan dalam penyembuhan luka bekas jerawat dan pemulihan jaringan kulit yang rusak.
Anda dapat mengkonsumsi zinc dalam bentuk suplemen makanan atau dalam daging merah, jagung, gandum, dan nasi. Dosis yang dianjurkan adalah 11 mg/hari untuk pria dan 8 mg/hari untuk wanita.
Oleh: Ayu Liskinasih
(vem/rsk)