Dosis Obat Herbal Jahe

FimelaDiterbitkan 11 November 2013, 21:16 WIB

Jahe telah diketahui mampu mengatasi berbagai keluhan nyeri karena arthritis, menstruasi, sakit kepala, hingga morning sickness. Selain itu, jahe juga dapat digunakan untuk mencegah penyakit diabetes, menjaga tekanan darah, dan menjaga kesehatan jantung.

Kerja obat herbal dari jahe akan maksimal jika kita mematuhi dosis, aturan pakai, dan menghindari pemakaiannya bila dikonsumsi bersamaan dengan obat-obatan lain yang berfungsi sama seperti obat-obatan anti diabetes, obat-obatan anti darah tinggi, obat-obatan yang mencegah pengentalan darah, serta obat-obatan untuk penyakit jantung.

Di bawah ini akan disampaikan beberapa dosis yang tepat untuk pengobatan herbal menggunakan jahe. Menurut WebMD.com, dosis-dosis berikut telah diuji secara klinis mampu bekerja efektif pada tubuh penderita:

1. Untuk mengobati morning sickness:
Minumlah 250 mg ekstrak jahe setidaknya empat kali dalam sehari.
2. Untuk mengatasi mual dan muntah setelah operasi:
Minumlah 1-2 gram ekstrak jahe kira-kira satu jam sebelum dibius.
3. Untuk mengatasi nyeri arthritis
Karena banyak penelitian yang telah dilakukan untuk mempelajari manfaat jahe terhadap arthritis, maka dosis penggunaan harus disesuaikan dengan jenis ekstrak jahe.
• Ekstrak Eurovita 33 (EV ext-33) dikonsumsi 170 mg tiga kali sehari.
• Ekstrak Eurovita 77 (EV ext-77) dikonsumsi bersamaan dengan alpinia sebanyak 255 mg dua kali sehari.
• Ekstrak Zintona (Zintona EC) dikonsumsi sebanyak 250 mg empat kali sehari.

Oleh: Ayu Liskinasih

(vem/rsk)
What's On Fimela