Ladies, pernah mendengar istilah nymphomania? Istilah ini khusus bagi wanita loh, tepatnya wanita yang memiliki intensitas bercinta tinggi! Nymphomenia tidak diberika berdasarka patokan-patokan intensitas bercinta tertentu karena tidak ada criteria seseorang bisa disebut nymphomania.
Namun, biasanya, wanita yang mendapat sebutan nympho itu adalah mereka yang sering berganti-ganti pasangan dan melakukan hubungan seksual dengan intensitas tinggi. Seperti dilansir oleh health.howstuffworks.com, seseorang yang disebut nympho selalu tidak pernah merasa puas berapa kali pun bercinta. Bercinta bukan merupakan sebuah hal yang sacral dan intim lagi, melainkan suatu kebutuhan. Suatu perasaan yang mendalam juga tidak lagi diperlukan. Bahkan, bisa-bisa kegiatan bercinta sampai mengganggu kegiatan sehari-hari.
Biasanya, istilah nympho digunakan para pria untuk memberikan kesan negative pada wanita tersebut. Untuk beberapa lelaki, mengetahui atau memiliki pasangan yang hasrat seksualnya melebihi mereka membuat mereka tidak nyaman. Sehingga, mereka mulai menyebut-nyebut wanita tersebut sebagai nympho untuk menutup-nutupi bahwa kemampuan seksual pria lebih lemah dari pada si wanita tersebut. Well, ini hanya akal-akalan para pria, Ladies.
Lain halnya dengan pria, pria yang memiliki hasrat seksual tinggi disebut stud. Artnya juga sama, yaitu seseorang yang memiliki intensitas bercinta tinggi dan sering berganti-ganti pasangan. Namun, bedanya nih, tidak ada konotasi negatif dalam kata stud, dan pria justru merasa bangga mendapat julukan stud.
Oleh: Noka Dara
(vem/rsk)