Ladies, jumpa lagi dalam edisi pola kehidupan seksual kaum lesbian. Dalam edisi kali ini, fokus ulasan sofeminine.co.id adalah pada aktivitas percintaan. Secara sosial, mereka sulit terungkap karena hanya minoritas dan terselubung. Lalu, bagaimana mereka saling memuaskan pasangannya? Berikut ulasannya.
1. Strap ons
Alat ini adalah replika Mr P atau yang sering disebut dildo namun dilengkapi dengan pengait dan tali sedemikian hingga dapat dipakai seperti celana dalam. Tujuannya, agar bisa melakukan penetrasi ke dalam anus, Miss V ataupun mulut.
Alat ini, berbeda dengan dildo karena dildo hanya replika Mr P yang terkadang lengkap dengan testikel dan tidak dilengkapi tali untuk dikenakan karena penggunaanya manual dengan tangan.
2. Sex toys
Mari sejenak lupakan klise, penetrasi tetap terjadi dalam aktivitas percintaan kaum lesbian. Ada yang dengan organ seadanya seperti jari, tangan, lidah hingga penggunaan alat bantu seperti dildo, strap ons, dan sex toys lainnya adalah hal yang sangat wajar.
Kebutuhan akan penetrasi seperti ini tidak bisa disamakan dengan kebutuhan harus hadirnya Mr P dalam aktivitas percintaan. Karena, ini hanya masalah preferens atau kesukaan semata meski pada dasarnya wanita membutuhkan penetrasi untuk memuaskan hasrat seksualnya.
Ladies, semakin seru bukan bahasan kita mengenai lesbian? Jangan sampai ketinggalan bagian terakhir yah. Karena bagian akhir membahas penyakit menular seksual di kalangan kaum lesbian serta sistem perlindungannya. Penasaran? Stay tuned!
Oleh: A. Gusti Efendy
(vem/riz)