Apa Saja Efek Samping yang Ditimbulkan Imunisasi DPT? (II)

FimelaDiterbitkan 19 Maret 2014, 15:17 WIB

Di artikel sebelumnya telah diulas berbagai macam efek samping yang ditimbulkan imunisasi DPT. Seperti dilansir dari pediatriconcall.com, masih ada efek samping lain yang belum disebutkan di artikel sebelumnya, yaitu sebagai berikut:

- enchepalitis (iritasi dan pembengkakan pada otak), biasanya terjadi dalam kurun waktu 14 hari setelah disuntik;
- tidak sadar atau pingsan akibat perubahan pada sensorium;
- hipotonik (memiliki tingkat tensi yang rendah);
- hyporeflexic (refleks tubuh di bawah normal); dan
- syok.

Efek samping yang disebutkan ini, dapat digolongkan menjadi dua Bunda, yaitu golongan efek samping lokal dan efek samping sistemik.

Efek samping lokal maksudnya adalah efek samping yang terjadi di sekitar bekas suntikan vaksin DPT. Yang termasuk efek samping ini adalah rasa sakit, kulit kemerah-merahan, bengkak, dan kesulitan berjalan.

Efek samping sistemik adalah efek samping yang jaraknya jauh dari bekas suntikan vaksin DPT. Yang termasuk efek samping ini adalah demam, lesu, anorexia, muntah-muntah, iritasi, dan menangis yang berlebihan.

Untuk mengobati rasa sakit, kulit kemerah-merahan, bengkak, kesulitan berjalan, dan demam, Bunda bisa menggunakan parasetamol atau ibuprofen. Apabila Bunda mengalami gejala efek samping yang lain, penggunaan vaksin DPT biasa (DPwT) adalah kontraindikasi. Bunda hanya diperbolehkan menggunakan vaksin DPaT.

Itulah Bunda daftar efek samping yang bisa muncul apabila menggunakan vaksin DPT. Tangani efek samping tersebut sesuai panduan di artikel ini ya Bunda!


Oleh: Andrian Bayu Krisna

(vem/ver)
What's On Fimela

Tag Terkait