Gejala dan Ciri-Ciri TBC pada Anak (II)

FimelaDiterbitkan 09 April 2014, 18:18 WIB

TBC telah menjadi penyakit yang harus diwaspadi oleh semua orang di dunia tak terkecuali anak-anak. Hal ini dikarenakan TBC merupakan penyakit yang mematikan yang dapat menular dengan cepat. Untuk itu Anda perlu mengenal ciri-ciri TBC pada anak-anak agar Anda selalu waspada untuk selalu melindungi anak Anda.

Dilansir dari kidshealth.org, pada awalnya TBC merupakan penyakit yang hanya menyerang orang dewasa. Namun karena penyebaran TBC sangat cepat, anak-anak pun mulai terjangkit oleh penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis ini. Berikut ciri-ciri dan gejala TBC pada anak-anak.

Di artikel sebelumnya Anda telah mengenal ciri-ciri TBC yang menyerang secara diam-diam atau latent TBC dengan bersarang di paru-paru seseorang sebelum bakteri tersebut berubah menjadi bakteri TBC yang aktif menginfeksi paru-paru. Selain fase tersebut ada juga fase yang sedikit aneh dari TBC ini.

Fase ini dinamakan fase reactivation tuberculosis. Sebenarnya dalam fase ini infeksi yang menyerang paru-paru telah berhasil ditangani. Namun bakteri yang tinggal pada fase latent tersebut tidak semuanya terbasmi. Beberapa bakteri tersebut hanya tidur menunggu waktu yang tepat untuk kembali aktif dan menyerang tubuh anak seperti ketika sistem kekebalan tubuh anak sedang rendah.

Ciri-ciri TBC yang paling kelihatan adalah TBC yang menyerang anak yang hendak menginjak usia remaja. Mereka akan mengalami gejala yang sama seperti orang dewasa yakni demam, berkeringat di malam hari, mudah lelah, dan batuk yang membandel.

Oleh : Yuan Sabastian F

(vem/ver)
What's On Fimela