Hemochromoatosis adalah penyakit menurun yang menyebabkan penderitanya menyerap terlalu banyak zat besi dari makanan yang dikonsumsi setiap harinya. Segala sesuatu yang berlebihan memang seringkali berakibat buruk, begitu juga dengan terlalu banyaknya zat besi. Zat besi yang berlebih di dalam tubuh akhirnya akan disimpan di hati, jantung dan pankreas. Dalam jangka panjang, hal ini dapat menimbulkan penyakit kanker hati.
Beberapa orang dengan penyakit hemachromatosis tidak pernah memiliki gejala yang signifikan. Tanda awal yang muncul seringkali tidak spesifik dan mirip dengan masalah umum yang sering muncul pada setiap orang seperti rasa nyeri di persendian, merasa lelah dan lemah. Gejala awal yang muncul pada pria biasanya karena kerusakan organ seperti nyeri sendi, diabetes, impoten, gagal jantung serta hilangnya libido.
Seperti yang dilansir situs mayoclinic.com, hemachromatosis merupakan penyakit turunan dan sudah ada sejak seseorang tersebut lahir. Namun gejala penyakit ini baru terlihat setelah orang tersebut memasuki usia 50 hingga 60 tahun. Pada wanita, gejala penyakit ini baru muncul setelah menopause saat wanita tidak lagi kehilangan zat besi dari menstruasi dan kehamilan.
Jika hemochromatosis tidak segera diatasi, penyakit ini dapat menyebabkan beberapa komplikasi terutama di persendiam dan organ-organ tempat zat besi disimpan seperti hati, pankreas, dan jantung. Komplikasi yang muncul dapat berupa kanker hati, masalah pada pankreas, jantung, hati dan sistem reproduksi.
Oleh: Teylita
(vem/ver)