Ladies tentu sudah sering mendengar istilah seserahan dalam acara pernikahan, kan? Secara umum, seserahan dianggap sebagai salah satu prosesi wajib dalam rangkaian pernikahan adat mapapun. Sekalipun terdengar sama, seserahan pada pernikahan adat Sunda memiliki keunikan tersendiri nih, Ladies.
Dilangsir dari laman bimbingan,org, prosesi seserahan ini biasanya diadakan pada tiga sampai tujuh hari menjelang acara pernikahan. Tujuannya adalah untuk menunjukkan keseriusan pihak pria untuk menikahi wanita yang dipujanya kepada keluarga sang wanita. Seserahan juga bisa dianggap sebagai bukti nih Ladies, jika sang pria nantinya mampu menafkahi dan mencukupi kebutuhan sang wanita saat menjadi istrinya kelak.
Lantas, apa keunikannya ya? Seserahan pada pernikahan adat Sunda umumnya mencakup berbagai macam barang kebutuhan wanita. Tidak tanggung-tanggung, menurut rt6cbr.com, semua barang tersebut biasanya dikemas dalam sembilan kotak bingkisan, Ladies. Wah, apa saja ya isi kotak-kotak tersebut?
Berdasarkan www.perempuan.com, kotak seserahan pertama berisi peralatan keagamaan, Ladies. Isinya tentu tergantung pada keyakinan yang dianut sang calon mempelai wanita. Kotak selanjutnya adalah pakaian wanita, seperti jarik, gaun, atau sepatu. Kotak ketiga adalah peralatan make up, kemudian buah-buahan, makanan tradisional, peralatan rumah tangga, suruh ayu atau daun sirih, perhiasan, dan yang terakhir adalah cincin pernikahan.
Walaupun jumlahnya dan bervariasi, semuanya tetap bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan budget kok, Ladies. Karena itu, Ladies biasanya jga akan dilibatkan dalam proses persiapan dan pemilihan barang-barang seserahan. Toh, semua seserahan itu nantinya juga untuk Ladies.
Oleh: Rahma M. Tyas
(vem/ver)