Mengapa Spanking Terasa Seksi

FimelaDiterbitkan 21 Mei 2014, 13:10 WIB

Tidak ada salahnya bermain sedikit nakal di ranjang sendiri, Ladies. Melakukan beberapa aksi tamparan kecil pada pantat Anda bakal menjadi bumbu penyedap yang mendongkrak gairah Anda dan suami, lho! Ya, Ladies, menurut askmen.com, jika dilakukan dengan benar, aksi spanking bisa menjadi sangat seksi.

Ladies, pantat Anda adalah salah satu zona erogen utama. Tidak seperti dada atau tengkuk, simpul-simpul syaraf seksual yang terletak pada zona ini terkubur jauh di dalam timbunan lemak, sehingga memerlukan stimulasi yang lebih keras dari daerah yang lain untuk memicunya. Tentu saja, tamparan seperti spanking adalah salah satu bentuk stimulasi yang dibutuhkan di daerah ini.

Di samping itu, Ladies, orgasme dalam proses seksual membutuhkan sejumlah aliran darah yang cukup di sekitar area genital dan sekitarnya. Nah, aksi spanking akan menyebabkan darah berkumpul di area pantat Anda, yang terletak sangat dekat dengan organ intim. Sehingga, pasca aksi spanking, Anda akan merasakan rangsangan seksual yang lebih dari biasanya karena banyaknya daerah di area intim tersebut. Efek samping dari berkumpulnya aliran darah ini, tentu, adalah kemudahan untuk mencapai orgasme.

Selain itu, lakukan aksi ini dengan benar, seperti menelungkup di atas lutut suami, bantal, atau pendukung lainnya. Sehingga, ketika pantat Anda menggeliat karena sengatan tamparan, penyokong tubuh Anda tadi akan secara simultan menggosok area klitoris, sehingga Anda akan mendapatkan sensasi kenikmatan ganda.

Jadi, jika dilakukan dengan benar, spanking bisa menjadi foreplay yang sangat seksi, alih-alih menjadi kekerasan dalam rumah tangga. Setuju, Ladies?

 

Oleh: Adienda Dewi S.

(vem/riz)
What's On Fimela