Setelah Histerektomi, Apakah Kenikmatan Seksual Berhenti?

FimelaDiterbitkan 22 Mei 2014, 10:40 WIB

Setelah rahim diangkat, mungkinkah seorang perempuan masih bisa merasakan kenikmatan seksual? Ladies, operasi histerektomi memang terkesan mengerikan bagi banyak wanita. Ladies, jika Anda sudah atau akan mengalami histerektomi, jangan khawatir bahwa kehidupan seksual Anda akan menjadi suram setelahnya.

Dilansir dari everydayheath.com, dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk tidak berhubungan seksual dahulu enam minggu setelah operasi. Namun, yang ditekankan di sini adalah menghindari intercourse lho, Ladies, dan bukan bentuk keintiman yang lainnya. Artinya, sampai luka operasi Anda sembuh, Anda dan suami masih bisa melakukan stimulasi lain pada organ genital. Salah satu contohnya, yaitu stimulasi klitoris. Ya, Anda dan suami bisa melakukan fingering, petting, atau bahkan meminta bantuan pada vibrator eksternal untuk merangsang klitoris dan bagian luar Miss V Anda, lho!

Ketika Miss V sudah sembuh dan siap untuk intercourse, mungkin Anda akan mengalami kekurangan cairan lubrikan. Hal ini wajar, karena pengangkatan ovarium berdampak pada kurangnya produksi estrogen, sehingga produksi lubrikan pun akan jauh berkurang. Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan lubrikan kemasan yang dijual bebas di supermarket terdekat lho, Ladies.

Bila Anda masih merasa takut pada nyeri yang mungkin timbul pasca operasi atau keringnya Miss V, posisi woman on top mungkin adalah gaya yang paling baik untuk Anda. Karena, pada posisi ini Anda bisa mengatur kedalaman penetrasi, sehingga Anda bisa menentukan sendiri kenikmatan yang dapat diperoleh dan mengantisipasi timbulnya rasa nyeri.

Ladies, operasi histerektomi bukanlah akhir dari kehidupan seksual Anda!

 

Oleh: Adienda Dewi S.

(vem/riz)
What's On Fimela