Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, tantrum pada balita seringkali dianggap sebagai bagian normal dari tumbuh kembang mereka, sebuah cara alami bagi si kecil untuk mengekspresikan emosi yang belum bisa diungkapkan dengan kata-kata. Namun, di balik perilaku merengek, menangis, atau bahkan berguling-guling di lantai, ada kalanya tantrum bisa menjadi sinyal adanya masalah yang lebih serius. Memahami perbedaan antara tantrum normal dan tantrum yang memerlukan perhatian khusus adalah kunci bagi setiap orang tua.
Ledakan emosi ini umumnya mulai muncul pada usia 1 tahun dan puncaknya di usia 2-3 tahun, seiring dengan perkembangan bahasa dan keinginan mandiri anak. Namun, frekuensi dan durasinya akan berkurang seiring bertambahnya usia anak, terutama setelah usia 4 tahun. Penting bagi orang tua untuk peka terhadap perubahan pola tantrum anak.
Lalu, bagaimana kita bisa tahu kapan tantrum balita bukan lagi sekadar fase perkembangan, melainkan 'bendera merah' yang membutuhkan intervensi profesional? Artikel ini akan membahas secara mendalam tanda-tanda yang perlu diwaspadai agar Sahabat Fimela dapat mengambil langkah yang tepat untuk buah hati.
Advertisement
Advertisement
Frekuensi dan Durasi Tantrum yang Perlu Diwaspadai
Tantrum balita yang normal umumnya berlangsung singkat, sekitar 2-15 menit, dan frekuensinya tidak terlalu sering. Namun, jika Sahabat Fimela melihat anak mengalami tantrum yang terjadi lima kali sehari atau lebih sering, ini bisa menjadi tanda masalah yang perlu diperhatikan lebih lanjut.
Durasi tantrum juga merupakan indikator penting. Tantrum yang berlangsung lebih dari 15 menit, atau bahkan 25 menit secara konstan, adalah 'bendera merah' yang menunjukkan perlunya penanganan masalah yang lebih dalam. Apalagi jika tantrum terus berlanjut atau memburuk setelah usia 4 tahun, hal ini patut menjadi perhatian serius.
Para ahli menyarankan, tantrum yang terjadi 10 hingga 20 kali sebulan di rumah, atau lebih dari lima kali sehari di luar rumah pada anak prasekolah, dapat mengindikasikan masalah kejiwaan yang serius. Oleh karena itu, mencatat pola tantrum anak dapat sangat membantu dalam mengidentifikasi apakah frekuensi dan durasinya sudah di luar batas normal.
Mengenali Perilaku Agresif dan Ketidakmampuan Menenangkan Diri
Salah satu tanda paling mengkhawatirkan adalah jika tantrum disertai perilaku agresif atau merusak. Jika anak mencoba melukai dirinya sendiri—seperti menggigit, mencakar, membenturkan kepala ke dinding, atau menendang benda dengan tujuan melukai kakinya—ini adalah sinyal bahaya yang tidak boleh diabaikan.
Agresi terhadap orang lain atau benda, terutama jika terjadi lebih dari separuh waktu dalam 10 hingga 20 tantrum terakhir, dapat menandakan gangguan perilaku. Kerusakan properti selama tantrum juga merupakan alasan kuat untuk mencari bantuan profesional. Perilaku agresif ekstrem tidak umum dalam tantrum balita biasa.
Selain itu, ketidakmampuan anak untuk menenangkan diri setelah tantrum berlalu adalah tanda lain yang perlu diwaspadai. Jika Sahabat Fimela tidak dapat menenangkan anak, atau jika anak tidak menyadari lingkungannya dan harus terus-menerus dipaksa atau disuap untuk tenang, ini bisa menjadi sinyal masalah. Anak-anak yang tantrum normal biasanya akan menunjukkan tanda-tanda normalisasi suasana hati setelah beberapa saat.
Advertisement
Dampak Tantrum pada Kesehatan dan Kehidupan Sosial Anak
Tantrum yang mengkhawatirkan juga dapat disertai gejala fisik atau emosional lainnya. Beberapa anak mungkin mengalami sakit kepala, sakit perut, atau kecemasan yang menyertai tantrum mereka. Kondisi seperti anak yang menahan napas hingga pingsan selama tantrum juga memerlukan perhatian medis segera.
Jika anak juga menunjukkan gangguan tidur, mengompol (enuresis), atau perilaku suasana hati negatif di antara tantrum, evaluasi medis, psikologis, atau perkembangan lebih lanjut mungkin diperlukan. Gejala-gejala ini bisa menjadi petunjuk adanya kondisi kesehatan yang mendasari.
Dampak tantrum pada kehidupan keluarga dan sosial juga menjadi pertimbangan penting. Jika tantrum menyebabkan banyak perasaan tidak nyaman antara Sahabat Fimela dan anak, atau bahkan mengganggu hubungan dengan pasangan, ini menandakan adanya masalah. Terlebih lagi, jika tantrum mengganggu kehidupan akademik, keluarga, dan/atau sosial anak, terutama jika mereka sudah melewati usia prasekolah, bantuan profesional sangat dibutuhkan. Jika Sahabat Fimela merasa frustrasi dan tidak yakin bagaimana menangani tantrum dengan aman, atau sering merasa marah atau kehilangan kendali saat menanggapi tantrum, jangan ragu untuk mencari dukungan.
Kapan Harus Mencari Bantuan Profesional?
Jika Sahabat Fimela menemukan tanda-tanda tantrum yang mengkhawatirkan pada balita Anda, langkah pertama adalah membicarakan kekhawatiran ini dengan dokter anak sesegera mungkin. Dokter dapat memeriksa potensi masalah kesehatan yang mungkin memperburuk tantrum, meskipun ini tidak umum.
Dokter anak juga dapat merujuk Anda ke spesialis seperti psikolog anak atau psikiater anak untuk evaluasi lebih lanjut. Intervensi seperti terapi interaksi orang tua-anak (PCIT) telah terbukti sangat bermanfaat bagi anak-anak usia dua hingga tujuh tahun. Untuk anak-anak dalam spektrum autisme, intervensi berbasis bukti seperti analisis perilaku terapan (ABA) dapat membantu mengurangi keparahan atau jumlah tantrum.
Meskipun tantrum adalah bagian dari perkembangan, ada perbedaan antara tantrum normal dan tantrum yang merupakan tanda gangguan perkembangan. Tantrum yang disebabkan gangguan biasanya memburuk atau baru muncul setelah usia 4 tahun. Jangan ragu mencari bantuan jika tantrum anak sangat intens, berdurasi panjang (lebih dari 30 menit), atau disertai perilaku merusak.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/388970/original/039445900_1708425916-WhatsApp_Image_2024-02-15_at_12.52.17.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5145115/original/058579500_1740663179-portrait-little-girl-upset-because-game.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5346618/original/016773300_1757643436-Depositphotos_740651406_XL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5465029/original/070699400_1767756811-Lagidiskon__desktop-mobile__356x469_-_Button_Share__1_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5442413/original/013612100_1765536532-pexels-towfiqu-barbhuiya-3440682-25946547.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5440854/original/016558400_1765446104-pexels-shvets-production-9775111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5440792/original/025532900_1765444712-pexels-karola-g-8547628.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5439153/original/060090000_1769677054-Depositphotos_661852386_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5476759/original/069080000_1768797782-cropped-4b08ff1c-9a3f-4327-9bee-5d8a4fb4f3a2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5473404/original/071096600_1768440851-WhatsApp_Image_2026-01-15_at_08.23.43__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441350/original/073314500_1765504657-Tanya_Jawab_tentang_Nutrisi_di_1000_Hari_Pertama_Kehidupan_Anak.jpeg)
![Jessica Iskandar bersama suami dan ketiga anaknya merayakan Natal di Amerika Serikat. Di hari Natal, keluarga good looking ini tampil dengan set piyama merah motif tartan. [@inijedar]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/8S9tq6adu7Lf48sIAj8rCfJnvG8=/200x200/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5464355/original/036447700_1767686496-IMG_3139_2_.jpeg)
![Audi Marissa menunjukkan betapa bahagia dirinya menjadi seorang ibu anak satu saat pemotretan [@audimarissa]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/7s-G3ngfseB0GpHRuXf1TyRuNwc=/200x200/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463212/original/058403400_1767602053-SnapInsta.to_610572557_18554326282030387_7856265766271261292_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5364607/original/012717400_1759120770-standret.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3419894/original/025367200_1617601982-zach-lucero-fwjsBPbRm4g-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3407497/original/070701200_1616386662-WhatsApp_Image_2021-03-22_at_10.39.20__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5408681/original/085696800_1762830529-baby-doing-his-first-steps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491285/original/041245000_1770090240-Depositphotos_309846698_XL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491194/original/037100200_1770087739-no-revisions-ixS7UCRJTdM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5063277/original/021619700_1734948214-1734943340980_fungsi-ekologis-hutan-mangrove.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490271/original/040989400_1770004540-IMG_6856-01.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5489910/original/053974800_1769947589-SnapInsta.to_573715154_18346471186164964_1495227505291702008_n.jpg)
![Nuanu dan Eksperimen Lingkungan di Balik Kawasan Kreatif Bali.[Dok/nuanu].](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/1h9q0gqkQcgbVOGgoJl6OqDX7Vc=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5486454/original/094966300_1769587434-WhatsApp_Image_2026-01-28_at_14.57.35.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5479072/original/041763200_1768967463-raychan-YT1LV3U4ViA-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5477296/original/044809300_1768815162-pexels-yi-ren-57040649-25551423.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5477191/original/015898700_1768811410-pexels-olly-3807757.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5477138/original/069417700_1768809895-pexels-yi-ren-57040649-34990362.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490544/original/098026000_1770015413-Depositphotos_506933790_XL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5457669/original/070899100_1767013830-woman-with-stomachache-puts-her-hands-her-stomach-covers-her-mouth.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3917538/original/022218100_1643350868-henry-co-yxfGrQvLzJo-unsplash_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5325365/original/031645100_1755963944-front-view-young-female-red-shirt-suffers-from-physical-threats-violence-light-space-female-cloth-photo_11zon.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4015359/original/003887100_1651889392-jose-ibarra-ifM0755GnS0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4695762/original/055191500_1703245248-Ilustrasi_malam_Natal__Christmas_Eve_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2413096/original/092832900_1542783616-david-zhou-1136135-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5145115/original/058579500_1740663179-portrait-little-girl-upset-because-game.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5408681/original/085696800_1762830529-baby-doing-his-first-steps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491285/original/041245000_1770090240-Depositphotos_309846698_XL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490102/original/077538100_1769996961-Depositphotos_836704400_XL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5367513/original/001004500_1759306646-IMG-20251001-WA0022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5452876/original/099231900_1766461807-FIMELA_FASHION_-_Lanvin_at_Its_Most_Glam__IG_Feed__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3221935/original/084901000_1598605805-pexels-andrea-piacquadio-975250.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3353795/original/056458100_1611093586-beautiful-elegance-luxury-fashion-pink-women-handbag_1203-7653.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5416947/original/076643700_1763480454-IMG_4832.jpg)
![Tasya Farasya memilih gaun rancangan Sapto Djojokartiko berwarna nude lembut yang memancarkan aura elegan dan feminin. Detail renda dan bordir bunga yang menjalar di seluruh permukaan dress memberi kesan etereal, seolah Tasya melangkah dengan sentuhan magis di setiap langkahnya. [@tasyafarasya].](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/OqVnUTOel9W48rzP0VmUfvkZ43Y=/0x0:1080x608/320x217/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5401013/original/058481200_1762154715-SnapInsta.to_572802011_18541861090004502_6731982056297577983_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491538/original/083194300_1770098971-WhatsApp_Image_2026-02-03_at_13.05.19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2806296/original/056687000_1557910950-20190515-Fraksi-Golkar-Tolak-Pansus-Pemilu-TALLO-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5298617/original/034812100_1753767172-newsCover_2025_7_17_1752730127303-ml8y7.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1369768/original/098603900_1476093234-Oknum_Polisi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491642/original/034322000_1770101466-1001190487.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491647/original/030242700_1770102273-Copy_of_Copy_of_DERMA_AMPOULE_MASK__3SKUs__Model_01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4444702/original/073165800_1685329127-bridegroom-puts-ring-bride-s-hand-ceremony_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491174/original/090458400_1770087394-IMG_6727-01.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4015712/original/052586500_1651918799-close-up-couple-taking-wedding-rings-off.jpg)